by

Arief Poyuono: Kinerja Manajemen Bank BTN Perlu Diberikan Apresiasi

Arief Poyuono.[Dok.radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief
Poyuono menyatakan, kinerja manajemen Bank BTN perlu diberikan
apresiasi dalam mendukung program program pemerintah, terutama dalam
bidang properti dimana  tahun 2016 sebenarnya sektor properti mengalami
kelesuan.
Kinerja yang apik Bank BTN lanjut Arief, sangat membantu pertumbuhan ekonomi di tahun 2016, sebab dari turunan sektor properti
berpengaruh ke sektor sektor ekonomi lainnya misalnya saja industri besi
baja, semen dan produk manufacturing untuk kepentingan pembangunan
properti turut ikut terangkat pertumbuhannya.
 
“Kinerja Bank BTN
yang progresif dalam mendukung pembiayaan properti memberikan dampak
yang positif bagi meningkatnya asset bank BTN yang tadinya hanya 100
triyun meningkat dua kali lipat menjadi 200 Trilyun,” jelasnya.
Dengan
kinerja sangat baik ini dipastikan akan sangat mempengaruhi nilai
kapitalisasi bank BTN di pasar modal dan nilai jual saham Bank BTN
yang meningkat di tahun 2017, ditambah apalagi Menteri BUMN tahun depan
memberikan target  khusus kepada Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara
Tbk Maryono, untuk bisa menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
sebanyak 750.00 unit rumah per tahun pada 2018 mendatang
Artinya bukan mustahil dengan kinerja Bank BTN tahun ini yang saat
lesunya sektor properti justru berkinerja baik, maka untuk memenuhi
target menteri BUMN tentu saja investor akan sangat tertarik untuk
berinvestasi pada saham Bank BTN di pasar modal.
“Tetapi berkat kerja keras sebenar jajaran manajemen Bank BTN dan para
Pekerja BTN berhasil  menyalurkan KPR untuk 187.588 unit rumah dengan
dukungan konstruksi sebesar 361.139 unit rumah. Realisasi ini sudah
mencapai 96% dari target yang ditetapkan sebesar 570.000 unit rumah,”
demikian ungkap Arief Poyuono, Jakarta pada Rabu (14/12).
Apalagi
dengan adanya program Tax Amnesty dan Repatriasi modal dari luar negeri
tentu saja WNI pemilik modal diluar negeri akan sangat tertarik untuk
berinvestasi pada saham saham Bank BTN dan surat surat berharga yang
diterbitkan Bank BTN
Namun, akan tetapi menurut
Ketua Umum FSP BUMN, ” Terlepas dari semua kinerja Bank BTN yang
Kinclong, tapi semua tidak lepas tangan dingin Menteri BUMN dalam
melakukan supervision dan membantu pencarian dana bagi Bank BTN di luar
negeri,” ungkapnya. 
Dengan
meningkatnya kinerja Bank BTN Arief berharap Direksi Bank BTN
untuk meningkatkan kesejahteraan para Pekerja tetap dan outsourcing bank
BTN karena kinerja Bank BTN yang Kinclong juga tidak lepas dari
loyalitas dan kerja keras Karyawan bank BTN.[Nicholas]

Comment