by

Etalase Taman Batu Geopark Gunungsewu Gunungkidul

Foto:[Hadi/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, GUNUNGKIDUL –  Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar, Hary Sukmono, ST. menyatakan, pembangunan Stone Garden tersebut menghabiskan dana Rp. Rp. 2 miliar yang bersumber dari Dana Keistimewaan (DANAIS) Rp. 700 juta dan dana Kementerian Pariwisata sebesar Rp1,3 miliar. 
 
Pada tahun 2016 ini, lanjutnya, Pemkab Gunungkidul menganggarkan Rp. 600 juta lagi yang bersumber dari APBD. Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar, Hary Sukmono, ST., mengatakan, saat ini batuan yang dipajang di area tersebut berasal dari tiga wilayah kabupaten jaringan Global Geopark Network (GGN). 
 
“Batu yang dipamerkan berasal dari Pacitan, Wonogiri, dan Gunungkidul, namun belum lengkap juga,” katanya, Senin, (4/1/2015). “Tujuannya, Taman Batu itu menjadi salah satu informasi mengenai Geopark Gunungsewu sekaligus sebagai gerbang destinasi Geosite Gunungsewu,” jelasnya. (Kabar Handayani, Senin, 4/1/2015).

Cerita tentang Kawasan Etalase Taman Batu yang merupakan daerah tujuan wisata edukasi sangat menarik. Terbayang sebuah Kawasan yang Asri dan penuh dengan display batuan dari beberapa daerah seperti dari Pacitan, Wonogiri dan Gunungkidul.

Namun bayangan indah tentang Kawasan yang Asri hilang setelah sampai dilokasi Kawasan Etalase Taman Batu. Panas terik matahari menyengat tubuh menyambut pengunjng saat dilokasi. Masih bisa dimaklumi, karena sekarang memang lagi Musim Kemarau di Daerah Gunungkidul.

Di usia bangunan yang baru 8 bulan, ternyata banyak kerusakan atau rekahan di beberapa tempat dilokasi Kawasan Etalase Taman Batu bahkan beberapa display batuan tidak ada deskripsi tentang batuan tersebut. Ini tentu saja bukan hal yang dimaklumi sebagaimana panas menyengat karena musim.

Saat temuan temuan ini dikonfirmasikan ke Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Bpk. Saryanto (Kamis/08 September 2016), Beliau mengatakan bahwa pada saat Pembangunan Kawasan Etalase Taman Batu memang tidak sesuai harapan, karna pekerjaan tersebut dilakukan pada akhir Tahun 2015 bertepatan dengan Musim Penghujan dan dengan waktu yang mepet, sehingga sesuai dengan kateristik tanah di Gunungkidul pada saat sekarang di Musim Kemarau maka tanah akan retak retak atau dengan istilah telo dan juga dengan Dana yang tidak terlalu banyak.

“Kami sangat berterima kasih dengan pengamatannya dan setelah ada pemberitaan dari Radar Indonesia, mulai Senin 5 September 2015 sudah dilakukan perbaikan perbaikan” tegasnya.

Didorong keingintahuan Radar Indonesia mengunjungi Kawasan Etalase Taman Batu setelah pertemuan diatas, Hasil temuan tidaklah seperti yang diharapkan. Rekahan rekahan hanya ditambal dengan pengerjaan yang asal asalan. Bahkan belum semua kerusakan diperbaiki dengan sempurna atau lebih baik.

Sekedar analisa dari temuan di lokasi Kawasan Etalase Taman Batu :

1. Penyebab kerusakan akibat terjadinya penurunan tanah dibawah pondasi. Perbaikan yang disarankan adalah dilakukan pembongkaran permukaan beton dan memperbaiki kepadatan tanah dibawah pondasi pekerjaan beton.


2. Kerusakan terjadi karena penurunan tanah dibawah pekerjaan Rabat Beton, penyebabnya ada kemungkinan tanah dibawah Rabat Beton tidak melalui proses pemadatan yang sesuai dengan acuan kerja pemadatan tanah sehingga tanah tidak mampu menahan beban diatasnya. Saran perbaikan, Rabat Beton dipermukaan dibongkar dan tanah dibawahnya dipadatkan terlebih dahulu

3. Penyebab kerusakan terjadi karena penurunan tanah dibawah keramik, sehingga menyebabkan permukaan keramik menjadi naik dan turun atau tidak rata. Saran perbaikan, semua keramik dibongkar dan tanah dibawah keramik dipadatkan sampai tercapai kepadatan ideal sesuai beban yang akan ditahan.

Radar Indonesia News sangat tertarik dengan ajakan yang simpatik dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunungkidul untuk sama sama melihat lokasi Kawasan Etalase Taman Batu pada suatu saat nanti. (HD/WR).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + three =

Rekomendasi Berita