by

Hastaria Marissa, S.P: Pandangan Identitas Politik Islam

 Hastaria Marissa, S.P
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Problematika yang beragam di negeri ini menjadi sesuatu yang tidak bisa diabaikan. Permasalahan seputar ekonomi, pergaulan, pendidikan dan lainnya. Apalagi itu terkait pengaturan urusan umum atau masyarakat. Mereka, rakyat negeri ini yang paling peka dan merasakan apapun gejolak yang terjadi dinegeri ini. Masyarakat yang alamiah memiliki dorongan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan nalurinya. Ini pun menjadi sorotan berbagai kalangan dengan sudut pandang yang berbeda dalam kacamata politik.
Tentunya masyarakat memerlukan jawaban dengan solusi yang tepat, efektif dan tuntas untuk menyelesaikan berbagai problematika tersebut. Identitas politik menjadi sesuatu yang penting untuk dibahas. Berbagai solusi alternatif pada akhirnya ditawarkan. Salah satunya dengan sudut pandang politik Islam. Politik dalam sudut pandang Islam yang berarti segala hal yang terkait mengurusi urusan rakyat dalam dan luar negeri.
Pemahaman bahwa bangkitnya suatu negara terlihat dari pemikiran (pandangan hidup) yang mengendalikannya. Pandangan hidup yang lahir dari keyakinan sebagai seorang Muslim. Bukan memandang kehidupan dengan hanya perkara jasmani atau hidup semata. Pada akhirnya mengabaikan ajaran-ajaran mulia dalam norma agama yang menjadi rujukan sebagai seorang muslim. Pemikiran yang direalisasikan dalam perbuatan yang menjadikan sebab kemuliaan manusia.
Untuk itu diperlukan kesadaran politik yang lahir dari pandangan hidupnya. Tidak terkikis, kabur, samar dan dipengaruhi kekuataan apapun. Langkah-langkah yang hendaknya menjadi perhatian agar kebangkitan menjadi sesuatu yang nyata. Langkah pertama yang mesti ditempuh dengan terus membina diri dengan pemahaman Islam yang benar. Pemahaman yang direalisasikan dalam kehidupan. Selanjutnya, bersama-sama berusaha mewujudkannya dengan landasan pemikiran Islam. Selain itu juga perlukan berinteraksi ditengah masyarakat agar cerdas dan terpahamkan dengan pemikiran tersebut. Dilengkapi dengan penerapan pemikiran ditengah-tengah masyarakat dalam sebuah Institusi Negara. (*HM)
Penulis adalah seorang pendidik

Comment

Rekomendasi Berita