by

Jelaga Rindu, Sebuah Puisi Karya Meizura Mochtar

-Berita-11 views

 

Menggumpal sekat resah, menggulung bungkam kesah.

Menyumpal pekat
gelisah, memulung pitam desah.
Jelaga rindu terpasung…

Pekatnya kian kentara.
Menyebar menghalangi netra.

Menyelubungi silaunya terang.
Menyuguhi gelapnya pandang.

Jelaga rindu terbelenggu…

Semakin dijalin helaiannya, semakin terpilin buaiannya.

Semakin merambat jangkauannya, semakin menghambat terpukaunya.

Jelaga rindu membisu…

Berulang anyaman kata disulam.
Berpulang hantaman cinta menghunjam.

Jelaga rindu terbungkam…

Adakah yang sanggup melepaskan?!
Siapakah yang mampu membebaskan?!

Hendak kemana penat ditambatkan?!
Kepiluan dijerat luka silam.

Jelaga rindu terburai…

Sungkan hati memulai sapa.
Enggan diri membuka tanya.

Bukan tak berkenan mempersilahkan.
Tapi jiwa masih rapuh untuk mengindahkan.

Jelaga rindu terbiar…

Kelak…
Pasti akan tersampaikan.

Entah kepada temaram malam ataukah pada keremangan senja.

Bahwa jelaga rindu, adalah aku…

Comment