by

Ketua HPI DPW Babel, Rikki Fermana Serahkan SK Kepada Pengurus Dan Anggota

Penyerahan SK pengurus dan anggota HPI Babel.[Alif/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, PANGKALPINANG – Bertempat di rumah media komplek perkantoran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Jumat, (14/9/2018), sekitar pukul 14.30 WIB puluhan pegiat Pers dari berbagai media online, cetak, radio dan televisi menggelar rapat koordinasi persiapan pembentukan panitia pelantikan dan pengukuhan pengurus Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) Bangka Belitung.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua  HPI DPW Bangka Belitung Rikki Fermana. Rikki kepada awak media yang mengikuti rapat tersebut mengatakan, selain rakor pembentukan susunan panitia pelantikan dan pengukuhan HPI Babel, juga dilangsungkan pemberian SK (surat keputusan–red) kepada pengurus  dan anggota HPI Babel..
Rikky menambahkan, hasil rapat dengan anggota HPI Babel yang hadir, pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan HPI Babel periode 2018 – 2023 akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 12 November 2018 mendatang.
“Untuk tempat pelantikannya akan dibahas oleh ketua panitia dan anggota pada rapat selanjutnya, kita serahkan kepada panitia untuk menentukan tempat.” ujar mantan ketua Komisi Informasi provinsi Kepulauan Babel itu.
Ketika disinggung, masalah adanya hembusan larangan bagi wartawan yang tidak memiliki sertifikasi UKW (Ujian Kompetensi Wartawan–red) untuk meliput kegiatan jurnalistik oleh narasumber, Rikky menyatakan siap untuk mensomasi atau memperkarakan secara hukum kepada mereka yang menghalang-halangi tugas profesi jurnalis yang diatur Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
“Tadi dalam rapat saya tegaskan kepada anggota HPI Babel di mana pun berada, dan sekaligus menyampaikan  amanah ketua umum HPI jika Pewarta/wartawan di dalam bertugas ada narasumber yang menolak memberi keterangan dengan alasan wartawan HPI tidak memiliki sertifikasi UKW maka direkamkan atau di videokan narasumbernya, kita akan proses secara hukum.”cetus Rikky.
Ditegaskannya, agar wartawan  jangan merasa berkecil hati yang belum mengikuti UKW tetap semangat dalam bertugas sebagai pembawa atau pemberi informasi ke masyarakat.
“Profesi menjadi seorang wartawan adalah tugas yang mulia karena selama kita memberi informasi yang benar dan baik sesuai fakta dan data-data yang akurat sehingga masyarakat tahu yang baik dan buruk, Insya Allah akan menjadi ladang amal dan pahala bagi wartawan itu sendiri. ” Imbuh Rikky yang lebih beken dipanggil dengan sebutan Sinyu Pengkal ini.(Alif)

Comment