by

LBNRI Dan Bhabinkamtibmas Indonesia Rencanakan Audiensi Dengan Gubsu

Komando Group 14 LBNRI daerah Propinsi Sumatera Utara, Korps Brigade Karya Dharma Putra Karsenma, Jhon Fery Pangaribuan ST SH bersama Aktifis Masyarakat  Anti Korupsi E MB Rambe, S.Sos  [Foto/Raja Paluta]
RADARINDONESIANEWS.COM, MEDAN- Komamdo Daerah Group 14 Lembaga Bela
Negara Republik Indonesia (LBNRI), Daerah Provinsi Sumatera Utara
(Sumut), Koprs Brigade Karya Dharma Putra, Karsenma, Jhon Ferry
Pangaribuan, ST dan Ketua Babinkamtibas Indonesia, Erwin Sihombing,
Senin (27/3) akan lakukan audience dengan Gubernur Sumut, Tengku Eerry
Nuradi.

Dalam audience itu, kata Erwin Sihombing, nanti akan membahas terkait
Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) di Sumut, karena
akhir-akhir ini, peredaran narkoba, perjudian, termasuk konflik
pertanahan masih mejadi persoalan mendasar di tengah-tengah masyarakat.

“Ini perlu keterlibatan seluruh aspek dan stakeholder, termasuk
kebijakan strategis dari Pemprovsu serta komitmennya untuk menciptakan
rasa aman di kalangan masyarakat,” tutur Erwin Sihombing, Minggu (26/3).

Termasuk fenomena lainnya, lanjut, Erwin Sihombing, maraknya begal,
khabar punculikan anak, tingginya angka pengangguran. ” Ini semua perlu
kebijkan strategis, kerja sama yang kompleksitas dan konprhensif,
sehingga persoalan tidak menjadi hantu yang memomok bagi masyarakat,”
ujarnya.

Kemudian, Ketua LBNRI, Jhon Ferry dengan tegas menyatakan para Prajurit
Khadara Kstaria, siap turun langsung kelapangan untuk membantu TNI dan
Polri dalam mencptakan rasa aman bagi masyakat di seluruh kabupaten/kota
se Sumut.

“Karena, anggota Khadara sudah lulus Lasarmil, mereka terlatih secara
mental dan fisik, siap pakai untuk diterjunkan ke masyarakat, khusus
dalam mertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Jhon Ferry

“Jadi kita juga termasuk Satuan Khusus (Satsus) cadangan TNI, dalam
mempertahkan NKRI dari para perong-rong kesatuan bangsa, baik datang
dari internal maupun eksternal, bagi kami NKRI harga mati,” tegasnya.

Bela Negara, bagian dari pembentukan krakter bangsa untuk mendorong
pemerintah dalam revolusi mental, khususnya di Wilayah Provinsi
Sumutan. “Program ini untuk membangun jiwa dilandasi kedisiplinan dan
tanggung jawab tinggi atas hak dan kewajiban bagi Negara Indoensia,”
pungkasnya. (raja)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + four =

Rekomendasi Berita