Lintas Pemuda Ciruas Gelar “Urun Rembug Pemuda”

Berita2028 Views
Pemuda Ciruas saat urun rembug.[Ahie/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS, SERANG, Bertempat di Kedai Kopi “12 Pas Coffee” Jl. Raya Ciptayasa Kp. Tegal Jetak Desa Citerep Kecamatan Ciruas, Serang(Jum’at, 28/07/2017). Sejumlah organisasi kepemudaan dan komunitas kelompok pemuda yang tergabung dalam Lintas Organisasi Dan Pemuda Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten gelar acara “Urun Rembug Pemuda”.
Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72, didasari inisiatif, persepsi yang sama akan kerinduan untuk berkumpul, berdiskusi, berbagi dan berkegiatan bersama, gelaran bersifat swadaya mengusung tema #CIRUAS_RESPECT #NoPolitic 
#NoDrugs #NoAlkohol #NoRese, acara tersebut diprakarsai. 
Hadir dalam kesempatan itu selain perwakilan dari sejumlah organisasi/kelompok/komunitas kepemudaan, tamu undangan, juga warga dan tokoh masyarakat. Salah seorang tokoh masyarakat, H. Herman, dalam sambutannya berterimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda serta turut mengapresiasikan juga mendukung dengan upaya dan usaha para pemuda untuk terus melakukan kegiatan positif.
“Secara pribadi kami mendukung langkah para pemuda dalam melaksanakan kepeduliannya, serta berharap agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus dilakukan pada waktu kedepan ditahun -tahun selanjutnya”,ungkapnya.
Meski sempat diguyur hujan, acara yang dikemas secara ringan santai namun berisi itu tetap dilaksanakan sesuai jadwal dimulai pada pukul 20.00 Wib hingga selesai sekitar pukul 23.30 Wib dinihari. 
Terdiri dari beberapa rangkaian acara antara lain : pemaparan acara kegiatan, sambutan – sambutan, pembentukan panitia HUT RI Ke 72, sharring pendapat, penutup, juga penampilan akustik band Komunitas Seni Musik Lingkar Nol Derajat.
Sebelumnya dikatakan Endi Furqon, salah seorang Inisiator dan Koordinator gelaran, disela sambutannya bahwa dengan adanya kegiatan selain dapat bersilaturahmi, juga diharapkan dijadikan moment untuk saling berkomunikasi serta berbagi pemikiran dalam memecahkan persoalan yang bersifat individu, kelompok baik sosial dan budaya.
“Selain daripada itu, juga diharapkan dapat terus memberikan kontribusi pemecahan solusi, ditengah hiruk pikuknya tatanan wilayah khususnya di Ciruas meskipun hampir tak ada lagi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul melakukan aktifitas bersama”,katanya.
Juga, masih menurutnya diharapkan dapat mengenalkan kembali seni dan budaya yang dirasakannya sempat terhenti sekian waktu.
“Membangkitkan kembali geliat pemuda dan masyarakat dalam berkarya, berekspresi, serta berharap agar menjadikan kaderisasi para teman-teman pemuda lain yang belum ikut berkecimpung bersama agar kedepannya tetap berjalan dan selalu eksis”,tutupnya.
Ikut disampaikan Welly Ferly Ukasyah, Karang Taruna Desa Citerep, juga Inisiator bersama dengan pemuda meyakini jika apapun tidak pernah bisa berjalan tanpa adanya kerjasama dan saling memberikan dukungan.
“Mudah-mudahan dalam hal ini Karang Taruna dapat menjembatani segala bentuk apreasi seluruh rekan pemuda pemudi. Mengingat besarnya potensi pengelolaan aset yang dimiliki khususnya Ciruas Kota agar pemberdayaan sosial bisa terwujud, tentunya diperlukan dorongan, dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak”,pungkasnya.
Lain hal yang disampaikan Zulianto, Lingkar Studi Pelangi – Ciruas, juga seorang Inisiator bahwa dirinya mengaku senang dan bersyukur karena dapat terwujudnya gelaran tersebut hingga menghasilkan ide – ide atau gagasan untuk kedepan selanjutnya.
“Yang terpenting dari konsep gelaran awal ini, bagi kami adalah menyambungkan kembali silaturahmi, komunikasi untuk terus bertukar pendapat dan pemikiran, tak terpenting kegiatan peringatan HUT RI nanti dapat dilaksanakan atau tidak, pertemuan dengan awal yang baik serta berangkat dari ketulusan hati inilah sesungguhnya kita semua saling mendukung”,ucapnya.
Selain ungkapan besarnya semangat, harapan dan apresiasi yang disampaikan pada sesi sambutan berbagai perwakilan komunitas organisasi, dan tak kalah menarik saat tukar pendapat pikiran itulah akhirnya segala persoalan kegundah gulaan hampir tercurah separuh jiwa Dari persoalan sosial masyarakat tentang penataan Fasum Fasos, sulitnya akses birokrasi hingga perasaan kecewa.
Akhir acara, Jajat Sudrajat Senda, Komunitas Oi Orang Pinggiran Ciruas menyimpulkan bahwa hal yang dapat diambil dan dimaknai untuk mencapai perubahan yang diharapkan, upaya terus membangkitkan semangat positif agar senantiasa saling mendukung serta mendorong untuk selalu berkarya demi kemajuan bersama, juga diperlukannya sikap untuk saling terbuka, saling bicara, saling tukar pikiran pendapat, dan saling berbagi.
Untuk diketahui Lintas Pemuda Ciruas dalam acara “Urun Rembug Pemuda” kali ini antara lain : Komunitas Seni Musik Lingkar Nol Derajat, Lingkar Studi Pelangi – Ciruas, Bala Singandaru (Balsing – Serang Timur), Komunitas Seni Handy Craft CHIP Banten, Komunitas Hip Hop Cruz Beat, OI Orang Pinggiran, Komunitas Pemancing Ciruas, Pemuda Tegal Jetak (Ctezet), Pemuda Ciruas Pasar (Percipa), Pemuda Kubangawan (IPK), Pemuda Kuaron (Perseka), juga didukung oleh Karang Taruna dan Kedai Kopi 12 Pas Coffee Ciruas.[Adhie]

Comment