by

Mahasiswa FU Demo Minta WD 3 Angkat kaki, Karena Kurang Beretika

Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Suska Riau tuntut WD3 turun.[Sarwan/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, PEKANBARU – Puluhan Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sulatan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menggelar aksi damai menuntut Wakil Dekan (WD3) Di Fakultas tersebut segera mundur dari jabatan karena dinilai tidak layak menjadi pejabat dan pimpinan di fakultas yang beradab itu.

Hal ini langsung di sampaikan oleh Ketua Badan Eksekuti Mahasiswa (BEM FU) UIN Suska Riau Budi Ramadhan Ritonga ketika berbincang bersama Media. Dirinya menyebutkan agar Pak WD 3 bidang Kemahasiswaan dan Hubungan Internasional untuk mengundurkan diri. Karena dinilai tidak profesional dalam bertugas.

“Aksi kami pada hari ini adalah aksi damai, kami menuntut dan meminta agar bapak WD 3, segera angkat kaki dari jabatannya kami menilai tidak profesional, ini dibuktikan dengan dipulangkannya 9 orang mahasiswa dari Puchong, Selangor, Malaysia yang masuk melalui MoU dan MoA.” Kata Budi Ramadhan Ritonga ketika diwawancarai radarindonesianews.com, Sabtu (26/11). 

Lebih lanjut dikatakan Ketua BEM Fakultas Ushuluddin itu, WD3 juga kurang beretika dan arogan serta angkuh, mengadu domba-mahasiswa, memfitnah mahasiswa, pembohong juga. Sebagai kampus madani, kita menolak pejabat yg seperti ini. 

“Bagi kami, pak WD 3 sudah gagal dalam melaksanakan tugasnya. Dengan besarnya kerugian yang diterima 9 anak Malaysia itu dan juga almamater kami. Jadi, hari Senin kami akan dapatkan tanggapan dari para pimpinan. Dan kalau tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan buat aksi dengan masa yang jauh lebih besar lagi.” Ancam Budi.

Budi juga menyebutkan, di kampus Ushuluddin juga masih banyak yang mampu menggantikan beliau itu. banyak Profesor dan Doktor yang mulia akhlak dan bagus kinerjanya.

“Jikalau pak WD3 tidak mengundurkan diri. Kami minta pejabat yang bertanggung jawab terhadap beliau untuk menurunkan dan menggantikan beliau dengan pimpinan yang beretika dan professional.” Tegasnya.

Dalam aksi damai ini disambut langsung oleh Wakil Dekan (WD 1), dan disambut dengan baik aksi para mahasiswa ini karena WD 1 menilai aksi ini damai dan menyampaikan aspirasi kepada pihak fakultas. (sk)

Comment