by

Open Camp Ciangir, Rumah Harapan Pemasyarakatan

Menkumham Yassona H. Laoly meninjau kawasan Permukiman Pemasyarakatan Ciangir
RADARINDONESIANEWS.COM, TANGERANG – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM siapkan Ciangir sebagai Permukiman Pemasyarakatan, Open Camp modern berbasis industri, kreativitas dan kemandirian. Disini, warga binaan disiapkan kembali menjalani kehidupan bermasyarakat dengan lebih baik, memiliki kemampuan dan keterampilan secara ekonomi untuk hidup mandiri.
Mengusung konsep Pembinaan Kemandirian berbasis industri, di Ciangir warga binaan akan dibimbing menjadi SDM potensial sebagai bagian dari pelaku pembangunan nasional. Open Camp ini juga diproyeksikan menjadi pusat industri narapidana untuk berkontribusi dalam kemajuan ekonomi nasional, penghasil produk bernilai ekonomi penyokong nilai tambah perekonomian negara.
“Pembangunan open camp Ciangir diharapkan dapat menjadi asa yang terbentang bagi pembinaan kemandirian sebagai rumah harapan bagi narapidana, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Ma’mun dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Pemukimam Pemasyarakatan Ciangir, Rabu (10/10).
Tahun 2006 menjadi awal mula digagasnya Ciangir menjadi rumah hunian dan pembinaan bagi narapidana. Sempat akan dijadikan tempat pembuangan sampah, kawasan ini akhirnya disepakati dan disetujui oleh Pemprov DKI Jakarta dan Banten menjadi Pemukiman Pemasyarakatan.
Komplek permukiman Pemasyarakatan di kawasan ciangir ini nantinya akan terbagi menjadi beberapa area, antara lain Area Gedung Bangunan Open Camp, Area Umum Terbuka sebagai tempat sosialisasi pelaksanaan program pembinaan, serta Area Pembinaan skala industri.
Adapun warga binaan yang akan ditempatkan di Open Camp Ciangir adalah kategori narapidana berisiko rendah (low risk), mereka yang telah memasuki tahap pembinaan asimilasi dan telah melalui assesment dan penilaian berkelakuan baik.
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menerangkan bahwa pembangunan Permukiman Pemasyarakatan di Ciangir sebagai tujuan penting dari suatu pemidanaan modern. Mereformasi para pelanggar hukum lebih efektif dari pada hanya sekedar menjauhkan para pelanggar hukum dengan cara mencabut kemerdekaan mereka.
“Open Camp Pemasyarakatan Indonesia memberikan sebuah makna bahwa negara turut hadir melindungi masyarakat dengan mereduksi unsur-unsur kejahatan melalui pembangunan kapasitas pribadi para pelanggar hukum menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Permukiman Open Camp Pemasyarakatan Ciangir adalah terobosan progresive untuk mendapat solusi pembinaan pelanggar hukum yang holistik, integral, dan komprehensif. Sebuah metode untuk mendorong produktifitas narapidana melalui kegiatan industri yang bertujuan untuk menyiapkan calon tenaga kerja tangguh dan siap berkompetisi serta sebagi wahana dihasilkannya produk-produk berkualitas yang mampu bersaing dalam pasar domestik maupun mancanegara.[]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − 3 =

Rekomendasi Berita