by

Pemkab Sleman Kunjungi Pemkot Medan

Rombongan Pemkab Sleman Ssaat berkunjung ke kota Medan.Affan/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, MEDAN — Wakil Bupati Sleman, Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes, bersama 14 orang anggota PWPS (Paguyuban Wartawan Pemkab Sleman), kunjungi Pemkot Medan, Rabu (19/9/2018), yang diterima Walikota Medan.
Dalam acara orientasi luar daerah ke Pemkot Medan, Wakil Bupati Sleman didampingi Ir. Arip Pramana, MT (Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan),
Musta’in Aminun, SH, M.Si (Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum), Heru Saptono, S.TP, MM (Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan), Dra. Tri Endah Yitnani, M.Si (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan), Arif Setio Laksito, ST, M.Dev Plg (Sekretaris Bappeda),Dra. Emmy Retnosasi (Kepala Bagian Perekonomian), Sukarno, SH, M.Si (Kepala Bagian Umum),Dra. Sri Winarti (Kepala Bagian Humas dan Protokol),Sri Winarti, SH (Ajudan Wakil Bupati Sleman),Aris Herbandang, SIP (Kasubbag Kemitraan Media), Purnama Giyanta (Kasubbag Protokol),Dwijo Anggono, S.Sos (Staf Subbagian Kemitraan Media), dan Ratri Kusumawardani (Staf Subbagian Protokol).
Sementara itu, Walikota Medan didampingi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Medan. Selaku pimpinan rombongan orientasi luar daerah Pemkab Sleman, Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun, M.Kes, mengucapkan banyak terima kasih kepada Walikota Medan yang telah berkenan menerima rombongan dari Pemkab Sleman.
Disampaikan Wakil Bupati Sleman,  maksud dan tujuan berkunjung ke Pemerintah Kota Medan ini untuk mengetahui langkah-langkah dan upaya Pemerintah Kota Medan dalam mengendalikan inflasi.
“Juga mengetahui apa saja inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Pemerintah Kota Medan sehingga mampu meraih penghargaan,” kata Sri Muslimatun.
Selain itu,mengetahui upaya-upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Kota Medan dalam menjalin sinergitas dengan stake holder yang terlibat dalam pengendalian inflasi.Menurut Sri Muslimatun, setelah mengunjungi Pemkot Medan, wartawan peliput Pemkab Sleman yang menyertainya akan menulis mengenai upaya TPID Pemkot Medan dalam mengendalikan inflasi dan hal-hal menarik lainnya yang ada di kota Medan.
“Diharapkan dengan upaya itu akan terjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih harmonis antara Pemkab Sleman dengan Pemkot Medan,” kata Sri Muslimatun, Wabup Sleman, yang dalam kesempatan itu sampaikan gambaran Kabupaten Sleman, yang merupakan salah satu kabupaten di DIY, yang berada di bagian hulu.
Luas wilayah Kabupaten Sleman mencapai 57.482 hektar atau 18 persen dari luas wilayah DIY. Secara administratif terdiri dari 17 kecamatan, 86 desa dan 1.212 padukuhan dengan jumlah penduduk per semester II tahun 2017 mencapai 1.046.622 jiwa, terdiri dari 521.483 laki-laki dan 525.139 perempuan.
Disampaikan pula oleh Wabup Sleman bahwa untuk membiayai kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada tahun 2018, APBD Kabupaten Sleman untuk belanja sebesar Rp 2,627 trilyun, dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 762 Milyar. 
Sementara itu, perolehan PAD selama tahun 2017 mencapai Rp. 825,5 milyar, meningkat sebesar 15,02 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Kestabilan inflasi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Sri Muslimatun.
Pentingnya pengendalian inflasi, kata Wabup Sleman, didasarkan pada pertimbangan bahwa inflasi yang tinggi dan tidak stabil memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial-ekonomi masyarakat. 
Melalui kunjungan itu, rombongan Pemkab Sleman ingin menimba pengalaman dari Pemerintah Kota Medan dalam mengendalikan inflasi.
Juga upaya-upaya yang dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID) Pemerintah Kota Medan sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan. (Affan)

Comment

Rekomendasi Berita