by

PT. MULTIKON Ingkar Janji, Warga Kebon Kosong Segel Proyek Citra Towers Kemayoran

PT. Multikon ingkar janji, warga Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran
Jakarta Pusat dibuat geram dan turun aksi ke balaikota sekaligus
menyegel proyek Citra Towers Kemayoran. [Dok. Sb]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA  – Kesabaran warga Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat sudah tak bisa dibendung lagi. Pasalnya, PT. Multikon sebagai pelaksana Citra Tower Kemayoran ingkar janji dalam pemberian air bersih melalui PDAM.

Senin (3/4), ratusan warga Kebon Kosong Kemayoran Jakarta Pusat geruduk kantor Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat dengan menggelar aksi protes keras kepada Gubernur DKI Jakarta dan menutup Bangunan Citra Tower Kemayoran.

Supardjono, Ketua Forum Pemersatu Warga (FPW) Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat menyayangkan sikap PT. Multikon yang dengan sengaja membuat marah warganya.

“FWD kita bentuk sejak tahun 2016 lalu dan sudah beberapa kali kami meminta untuk warga Kebon Kosong agar diperhatikan air bersih melaui PDAM nya, namun janji janji PT. Multikon hanya omong kosong, jelas kami kecewa dan marah.” Tegas Supardjono saat ditemui awak media di Balaikota, Senin (3/4).

Menurutnya, sudah beberapa kali warga meminta kepada PT.Multikon yang difasilitasi untuk mediasi oleh Camat Kemayoran. Mediasi tersebut dihadiri oleh; PT. Multikon, PT. Pembina Sukses Utama, Forum Pemersatu Warga, Babinkamtibmas Kebon Kosong, Babinsa Kebon Kosong. Dalam pertemuan mediasi tersebut menghasilkan Surat kesepakatan Bersama (SKB) dan ditandatangani di atas materai.

Ironisnya, warga marah dan seperti dipermainkan oleh PT Multikon. Hal ini dikatakan Supardjono bahwa mereka tidak menunjukkan itikad baik dan tetap tidak mau memenuhi isi tersurat dalam SKB, hingga berujung pada kemarahan warga dengan turun aksi ke jalan.

Dalam aksi damai dan gembok PT.Multikon di depan kantor Balaikota DKI Jakarta terlihat tertib dan terkendali. FWD meminta PT. Multikon melaksanakan pemasangan jaringan air bersih melalui PDAM atau AETRA ke warga yang terkena dampak kekeringan akibat pekerjaan proyek Citra Towers Kemayoran dan Pencairan dana untuk penggantian biaya yang telah dikeluarkan warga akibat dari upaya penyediaan air bersih.

Supardjono mengatakan, terhitung tanggal 6 januari 2017 lalu, mulai pukul 07.00 wib sampai pukul 23.59 wib, PT. Multikon berjanji akan memberikan air bersih melalui PDAM, namun itikad dari pengembang proyek Citra Towers Kemayoran tidak pernah direalisasikan.

“Janji – janji Multikon tidak bisa dipegang, untuk itu kami dari FWD memberikan surat somasi pertama, tanggal 1 Maret 2017, disusul surat somasi kedua, tanggal 9 Maret 2017 dan surat somasi ketiga, tanggal 21 Maret 2017.” Ucap Supardjono.

Di tempat yang sama, ketua RT 04 RW 06, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Toto Supriyanto, memberikan sikap tegas bahwa Amdal Pembangunan Citra Tower Kemayoran ini juga perlu dipertanyakan. ”Seharusnya Amdal itu disosialisasikan kepada warga sekitar. Namun ini tidak pernah terjadi “, ujarnya.

Toto juga mempertanyakan kinerja aparat Pemerintahan yang seolah-olah tutup mata dengan pembangunan ini. ”IMB proyek ini juga tidak ada. Kita membangun rumah tinggal saja harus ada IMB nya “, kata toto.
 

Saat berita ini dimuat, situasi di sekitar Pembangunan Citra Tower Kemayoran, jalan Benyamin Sueb Kav. A. 6 Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat  masih terlihat ratusan warga yang berada di depan pintu masuk proyek pembangunan Citra Tower Kemayoran dengan menyegel pintu masuk proyek tersebut.

“Kami meminta para pekerja menghentikan kegiatan sampai adanya kesepakatan antara PT Multikon dan perwakilan warga Kebon Kosong sampai tuntutan kami terpenuhi.” Teriak puluhan warga didepan pintu proyek Citra Towers Kemayoran. [Opan/pmrd/sb]

Comment

Rekomendasi Berita