by

Qari AS, Fatih Seferagic Bicara Soal Muslim Indonesia

Fatih Seferagic
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kehadiran Qari asal AS, Fatih Seferagic, di Indonesia menjadi perhatian masyarakat, utamanya para remaja yang mengidolakan pemuda usia 21 tahun tersebut karena bacaan Al-Quran yang dilantunkannya membuat takjub khalayak. Sebagai pemuda yang berpenampilan menawan, Fatih di elu-elukan karena sejak usianya belasan tahun dia sudah menghafal 30 juz Al-Quran.

Dalam tur yang disponsori Wardah, Fatih melakukan perjalanan ke 10 kota besar di Indonesia untuk berbagi, melantunkan ayat suci Al-Quran, bahkan memimpin shalat berjamaah bersama Muslim di berbagai masjid Indonesia. Berikut petikan wawancara para wartawan dengan Fatih dalam jumpa pers di sela-sela Olimpiade Pecinta Quran (OPQ) yang diselenggarakan komunitas One Day One Juz (ODOJ) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi Selatan, Ahad (13/11).

Wartawan: Kenapa tur ini diberi nama Heaven On Earth?

Fatih: Alasan kenapa kami memilih tema ini adalah karena hidup ini adalah pencarian. Apa yang sedang kita usahakan adalah masuk syurga. Kebahagiaan abadi, karena ketika kita di syurga kita tidak merasakan sedih atupun memiliki masalah. Tuhan memberikan kita kebahagiaan yang abadi di sana. Ketika kita di syurga kita mendapatkan apa yang kita mau, kekuasaan, uang, apapun itu. Al-Quran juga turun dari syurga ke bumi. Jadi kita bisa bahagia hanya dengan mendengarkan Al-Quran karena bagian kebahagiaan syurga kita dengarkan. Jadi ketika kita mempelajari al-Quran kita mendapatkan petikan kebahagiaan darinya, oleh karenanya kami sebut ini sebagai Heaven on Earth.

Wartawan: Apa yang membuat Indonesia spesial?

Fatih: Saya sudah melakukan hal ini sejak usia 15 tahhun. Kalian warga Indonesia sudah menunjukkan sikap penuh cinta terhadap saya sejak lama yang membuat saya ingin ke sini sejak dulu. Ini merupakan kunjungan pertama saya, dan saya merasa sangat bahagia. Saya ingin berterima kasih kepada semua yang terlibat dalam hal ini. Wardah, Dian Pelangi dan lainnya.

Wartawan: Apa sikap anda mengenai aksi Bela Islam 4 November kemarin di Indonesia?

Fatih: Saya melihat Al-Quran dinistakan dan melihat reaksi kalian dalam hal ini membuktikan bahwa kalian sangat cinta Al-Quran. Karena walau bagaimanapun, Al-Quran merupakan hal paling indah yang turun dari syurga untuk membuat kita bahagia dan untuk menjadi pedoman hidup kita. Dan subhanallah, agama ini sangat indah. Cara kalian merespon isu kemarin membuktikan kalian sangat cinta agama kalian.

Wartawan: Jika ada kesempatan, apakah anda akan ikut aksi seperti kemarin yang direncanakan pada 25 November 2016?

Fatih: Kami harus sudah kembali ke AS pada tanggal 21 November.

Wartawan: Sejauh ini Anda sudah berkeliling ke 5 kota di Indonesia, kota mana yang merupakan favorit Anda?

Fatih: Sejauh ini Bandung. Ketika ke sana, saya bertemu walikota yang sangat baik, dan bertemu dengannya membuat saya yakin bahwa dia sangat cinta dengan warganya. Dia ingin membuat perubahan dan perbedaan. Alasan itu juga karena saya tidak terlalu suka kota yang padat. Saya suka tempat yang memiliki udara segar, pepohonan, dan suhu yang tidak terlalu panas. Tapi saya masih akan tinggal di sini 7 hari lagi, jadi mungkin hal itu akan berubah. Saya belum tahu pasti. Setiap hari sungguh menakjubkan, saya tidak bisa menebak dengan pasti yang akan terjadi besok.

Wartawan: Apa saran Anda untuk anak muda Indonesia agar mudah menghafal Al-Quran?

Fatih: Pelajari artinya. Allah SWT menciptakan Al-Quran sebagai sebuah keajaiban. Bahkan jika kamu tidak bisa bahasa Arab, dengan mendengarkan Al-Quran saja akan membuat hati kamu tenang. Tapi jika kamu ingin benar-benar merasa tenang, kalian harus mempelajari artinya. Contohnya, saya sedang berbicara kepada kalian tapi kalian tidak mengerti bahasa saya, tapi karena cara saya berbicara dengan penuh rasa cinta dan santun, kalian akan mengerti. Namun jika kalian mengerti bahasa saya, itu akan lebih dimengerti.

Wartawan: Pemuda Muslim Indonesia kini banyak terkena westernisasi, bagaimana cara mencegah hal itu?

Fatih: Orang mengikuti budaya barat karena mereka berpikir orang di barat memiliki hidup yang baik dan bahagia, dan mereka merasa dengan mengikutinya akan membuat mereka bahagia, itu tidaklah benar. Islam adalah apa yang membuatmu bahagia. Allah SWT yang menciptakan kita dan DIA tahu apa yang membuat kita bahagia. Dia memberi kita arahan dan pedoman. Kalian bisa megikuti budaya barat dan merasa keren tapi belum tentu bahagia. Dengan mengikuti Allah, mungkin akan ada orang yang tidak menyukai kalian, kalian akan bahagia. Mereka bisa berpura-pura bahagia tapi mereka tahu sendiri apa yang ada di hati mereka sebenarnya. Kalian bisa coba mempraktekannya dan lihat apakah kalian bahagia. Hanya dengan mengikuti Islam kita akan benar-benar bahagia.(Mina)

Comment

Rekomendasi Berita