by

Semakin Kinclong Bersama Glafidsya, Begitu Siti Badriah Rasakan

Jurnalis Radar Indonesia News, Ayu Yulia Yang bersama dr. Reza, Siti Badriah dan sang pacar Krisjiana
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Penyanyi dangdut asal Bekasi, Siti Badriah atau Sibad memanjakan diri dengan perawatan rutin terlebih setelah dipertemukan dan menjalin hubungan dengan Krisjiana Baharudin atau akrab dikenal Krisjiana. Dirinya sangat suka meluangkan waktu untuk merawat kulit tubuhnya, itu juga menjadi kebutuhan dalam rutinitas pekerjaannya. Sibad memilih Glafidsya Medika Jakarta untuk kebutuhan kulitnya. Seperti yang dilakukan pada awal Juni yang diperlihatkan kepada salah satu jurnalis Radar Indonesia News, Ayu Yulia Yang. Sibad merasakan kenyamanan dalam perawatan. Ternyata,salah satu dokter kecantikannya masih saudara dari sang pacar, Krisjiana. Sebut saja dokter Reza Gladys Presttyani Sari atau akrab disapa dokter Reza yang menangani permasalahan perawatan Sibad.
Sibad, penyanyi cantik kelahiran tahun 1991 memang belum begitu lama menjalin hubungan. Dirinya memang juga tak mau berlama – lama berpacaran. Dirinya dan Krisjiana tengah mempersiapkan untuk pernikahannya. Perawatan memang salah satu yang menjadi bagian penting agar terlihat manglingi pada saat hari pernikahan. Apalagi keahlian dalam hal kecantikan tidak perlu diragukan dengan tangan dan kemampuan dokter Reza. Diberikan perawatan glow treatment yang mana berfungsi untuk mencerahkan dan menutrisi kulit sehingga terlihat lebih glowing atau kinclong untuk Sibad. Begitu memang dirasakan Sibad. Apalagi memang Krisjiana kurang menyukai Sibad memakai sentuhan make up pada saat jalan berdua dengannya. Sementara, Krisjiana diberikan Mesolipo treatment.
Perawatan demikian memang bukan merupakan khusus jelang prawedd. Hanya maintenance kulit. Kulit memang dirasa sudah kusam, banyak jerawat dan bekas make up. Treatment prawedd akan dilakukan setelah pemeriksaan bulan depan dengan melihat kondisi kulit yang akan dilakukan tiap 1 bulan sekali secara intens. Ada perawatan tubuh dan wajah untuk prawedd. Akan ada perawatan penghancuran lemak juga untuk tubuh nantinya. 
Pada setiap lebaran, tradisi maaf – maafan dilakukan di keluarga Sibad. Makan dirumah saudara dan bagi – bagi THR. Berkunjung kerumah saudara satu sama lain untuk saling mencicipi makanan yang dihidangkan. Lain halnya dengan Krisjiana, tidak ada bagi – bagi THR sebelum menikah. Pada hari kedua lebaran, dilakukan berkunjung ke keluarga calon, baik Sibad atau Krisjiana. Terlebih respon keluarga memang sangat mendukung karena itu merupakan hal yang positif. 
Di sisi lain, persiapan wedding bisa dikatakan sudah 85 persen. Rencana memang dilaksanakan setelah lebaran. Untuk hari H nya memang belum bisa dibocorkan. Konsep wedding akan mengusung Garden Party Rastik di Bogor dengan indahnya malam hari. Keinginan konsep itu muncul dari Sibad ataupun Krisjiana. Keduanya memang menyukai nuansa alam. Semuanya akan nuansa rastik baik itu kostum, makanan, dekorasi dan sebagainya. Bisa lebih menikmati suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Daripada hanya sekadar nuansa didalam gedung. Dalam hal undangan memang belum bisa dipastikan jumlahnya.
Menurut dokter Reza, sosok Sibad memang sosok yang baik karena bisa mendidik Krisjiana ke arah positif dan lebih dewasa, sifat anak kecil sudah mulai berkurang. Sementara bagi Sibad, calon kakak ipar, dokter Reza, ada rasa kebanggaan tersendiri terlebih memang tidak gila hormat kepada siapapun termasuk kepada pasien. Selain itu, memang bisa setiap saat berkonsultasi. Disamping itu, untuk Krisjiana, dokter Reza menjadi tempat curahan hatinya. Selalu menjadi penengah untuk Krisjiana dan Sibad.
Sibad dan Krisjiana memang merupakan sosok yang sama – sama keras kepala. Sering terjadi perdebatan juga. Ada hal kecil juga yang dibesar – besarkan yang dirasakan jelang prawedd. Terlebih Sibad tidak bisa disenggol sedikit, akan langsung memuntahkan segala rasa dalam kata. Namun, keduanya sudah memantapkan hati untuk melaksanakan pernikahan. [Ayu Yulia Yang]

Comment

Rekomendasi Berita