Sekjen KMI, Rouf Qusairi mengatakan tema diskusi diharapkan pembahasannya tidak hanya tataran konsep, namun juga aplikasi baik teknis dan penerapannya pihak pelakunya dan perwakilan pemerintah.”Berkontribusi untuk perbaikan bagi bangsa dan rakyat untuk mendatang,” imbuhnya.
Brigita Manohara, saat memoderatori diskusi mempertanyakan skema seperti apa yang akan dipersiapakan pihak PT KAI jelang lebaran ? Ditambah lagi, lanjutnya saat jelang puasa, dan lebaran terkait logistik, bahkan tak pelak juga peristiwa musibah kecelakaan setahun lalu Brexit ‘Brebes Exit’ belasan orang meninggal. Selain itu pula, sedari saat ini saja beberapa penumpangh sudah mulai mengeluh kesulitan perolehan tiket jelang mudik nanti.
Lebih lanjut, perwakilan dari Ses Dirjen Perhubungan Darat, Indro Surachmat mewakili KemenHub RI menjelaskan persiapan jelang Lebaran 2017, terkait transportasi Kemenhub tentunya sudah mempersiapkan secara maksimal.”Musibah ‘Brexit’ tidak boleh terulang kembali,” tukasnya.
Baik transportasi darat, laut dan udara serta Kerta Api akan dipersiapkan, di mana paling seksi dalam mudik lebaran ialah perhubungan darat.”Diprediksi lalu lintasnya, awalnya ada kenaikan dimana di angkutan penyebrangan, baik juga mobil pribadi roda empat dan motor roda dua.,” urainya.
Harapannya, kapasitas bus-nya akan menurun, mobil dan motor dalam penyebrangan akan naik. Itu perkiraannya, walaupun nantinya akan ‘Unpredictable’, soalnya tidak sesuai dengan keadaan nanti (nyata).”Beberapa daerah yang patut dipikirkan dalam penyelenggaraan lantas, dimana bisa sejumlah 4 juta orang dalam waktu singkat, patut diperhatikan keselamatan, di Jateng, Jatim, sedangkan wilayah Jawa Barat menjadi titik crucial,” jelasnya.
Menurutnya, ada sejumlah 23 titik rawan dimana anatomi kerawanan di mana jalur berkelok dan lain sebagainya. Perlintasan KA, baik ada juga pelemparan ke KA dan sebagainya.”Sepatutnya pengoptimalan personil dan rambu rambu lantas. Memberikan himbauan dan dan koordinasi lintas sektoral, mengenai BBM nya (SPBU) menjadi persoalan, baik di Brexit tidak ada ambulance dan sebagainya,” ujarnya.
“Daerah rawan kecelakaan secara detail masih cukup banyak,saat ingin memindahkan jalur darat dari tol ke jalan umum patut dipertimbangkan.,” jelasnya.
“Untuk di laut, pelabuhan penyebrangan, dimana crucial pelabuhan Merak ditambah dengan keenam dermaga. Diharap bisa mengoperasionalkan sebanyak 60 kapal. Dimana tahun lalu hanya 30 unit kapal,” paparnya.
“Jembatan patut diperhatikan. Jembatan timbang yang ada di Indonesia baru 25 unit. Nanti pada tanggal 18 kita akan adakan pendaftaran mudik gratis, sosialisasi dan penyelenggaran posko kesehatan, membatasi kendaraan bermotor, Kebijakan angkutan lebaran terpadu, penetapan, penyediaan tag boat,” jelasnya
Selain itu, untuk Koordinasi di Korlantas, ada juga rencana akan laksanakan ganjil genap.”Sekedar baru wacana, maka baru kita fgd kan. Ini pergerakan yg masif dan kalau mereka dalam waktu pendek. Maka itu baru diwacanakan sejauh ini,” ungkapnya.
Sementara itu, menurut Bapak Mufti Jafari mewakili PT KAI., memaparkan bahwa skenario akan diterapkan, agar warga bisa menerima bisa mudah dalam penerapannya dalam rencana operasi Angkutan Lebaran 2017 nanti.”Diperkiraan puncak angkutan pada hari Jumat tanggal 23, dimana puncak baliknya pada tanggal 2 juli 2017,” jelasnya.
“Terbukti dari lonjakan pesanan para calon pemudik dan arus balik dimana semenjak H-90, kemarin dari semenjak tanggal 15. Dimana pada bulan maret sudah menjaga mesin penjualan tiket,” ungkapnya.
Baik, pihak petugasnya sejauh ini telah terima cacian dan cemoohan, bahkan hujatan banyak, dimana disebut sebut ada ‘main’, dan mesin mati ‘server’ dari pihak agen penjualan juga sudah terjadi. Padahal, kemukanya kalau mesin ticketing sudah cukup besar, bahkan demandnya sudah sangat tinggi, namun “Down Server” tetap juga dialami oleh agen agen KAIi tersebut.”Bukan karena mesin kami, namun di agen agen kami yang sempat down servernya,” ujarnya berdalih.
“Bukan hanya angka saja, artinya dimana semiua pegawai dan KA yang duduk di belakang meja baik tgl 15 hingga 26 akan diperpanjang selama seminggu, dimana kami selaku pekerja di KA tidak akan berkesempatan pulang ke rumah, namun pasca lebaran baru akan pulang,” tukasnya.
Lalu kemudian, Mufti mengutarakan selama 20 -22 hari nanti akan digilir dalam operasi pelatanan.”Digilir saat ibaratnya boarding pass itu. Dari semenjak tgl 15 hingga tangga 6 nanti akan konsentrasi,” ujarnya.
Disamping itu pula, terkait dengan dukungan alat produksi, dimana lokomotif (kepala kereta). Gerbong (angkut barang), Kereta (angkut orang), sambungnya mengemukakan bila diibandingkan pada 2017, dimana jumlah lokomotif bakaln menambah 3, sedangkan keretanya berkurang karena soalnya berpedoman pada empat pilar pertama. ‘Keselamatan’.
“Kereta yang usianya sudah di atas 30 akan kita eliminir, dimana bila sudah tidak layak. Dibandingkan semenjak tahun 2016, Kami akan berupaya mengifisienkan aat produksi yang ada.,” jelasnya.
“Ini terkait masalah pemesanan tiker, jumlah agen sejauh ini ada 26, dimana minimarket sejumlah 23.000 unit. Mau baik gunakan tiket.com, KAI akses, dan sebagainya sudah bisa,” ungkapnya lebih lanjut.
Perlu diketahui, sekedar tambahan indormasi untuk layanan untuk pemesanan, tiker KA ekonomi PSO, belilah loket di agen resmi, kecuali PSO menggunakan internet, dimana kena charge 7.500 rupiah, bila tidak ingin belilah di loketnya saja.”Kemudian service recovery akan kami persiapkan, dimana bila 15 jam, 12 jam akan dipersiapkan juga. Kecuali bila ada rintang jalan, atau putar balik. Sedangkan, jadwal KA, lebaran tanggal 15 hingga tanggal 6 atau 7 juli nanti, dimana ada sejumlah 26 kereta api tambahan nantinya,” jelasnya.
Sebagai tambahan, ungkap Mufti selaku perwakilan KAI, menjelaskan kalau untuk angkutan sepeda motor, bagi yg tanpa mau naik sepeda motor, nantinya akan diangkut sampai ke tempat tujuannya, Motor Gratis alias tidal bayar masuk ke gerbong.
Perhitungannya, dimana orangnya naik kereta, sebanyak kira kira, sekitar 2 anak dan 1 istri, dimana H – 30 bila tidak laku maka akan dikembalikan kembali.””Dirjen KA, dimana orangnya bayar, Motornya Gratis,” jelasnya.
Selain untu angkutan ‘MOTIS’, dipersiapkan H-30, tidak jauh beda, dimana akan dibarengkan dan diatur nantinya, jelas Mufti agar sesuai.
pengamanan dan kenyamanan penumpang akan ada penguatan eksternal tambahan 1437 personil dimana juga ditambah dukungan TNI dan Polri.”Yang akan mengawal di atas kereta dimana menjaga secara psikis pada penumpang aman, maka akan ada petugas aparat yang menjaga senjata.,” jelasnya.
Lalu, di KAI akan ada juga “AMUS’ atau Alat Material Untuk Siaga,dimana ada perangkat yang dipersiapkan untuk menjaga, dan ada Gerbong Kuning, alat NR, dimana bantuan bila ada kejadian yang tidak diinginkan.”Selain dari pegawai di belakang meja akan dieksplor semua dukungan layanan lebaran untuk membantu pegawai setiap hari, Juru Pemilik Jalan (JPJ), sebelum KA menyatakan ‘OK’,” tutupnya .[nicholas]












Comment