RADARINDONESIANEWS.COM, GAZA — Seorang anak Palestina bernama Ali Al Attar, diperkirakan usia belasan tahun yang terkubur oleh reruntuhan bangunan di Gaza selama berminggu minggu ditemukan dalam kondisi hidup, Selasa (24/6/25).
Karena tidak mendapat asupan makanan dan minuman, anak tersebut kelaparan sehingga membuat tubuhnya tinggal kulit pembalut tulang saja.
Menurut laporan resmi dari Salah seorang anggota Brigade Al-Qassam, ada banyak warga yang belum ditemukan di reruntuhan karena sulitnya medan dan keterbatasan alat untuk menyingkirkan material bangunan.
Mungkin, lanjut laporan itu lagi, mungkin ada yang masih hidup atau telah syahid.
“Prakiraan kami ada seribu lebih yang berada di reruntuhan bangunan di Gaza dan Tepi Barat.” Kata sumber itu.
Saat ini, kondisi kelaparan sudah merata di mana mana. Hal ini membuat fisik penduduk Palestina dalam kondisi sangat lemah, terutama anak anak.
Harapan hidup rakyat Palestina dengan kondisi ini sangat tipis apa lagi jika dunia internasional tidak bereaksi mencari solusi.
Sementara di perbatasan Rafah, tentara IDF masih melakukan blokade bantuan sehingga tidak bisa masuk ke kawasan Palestina.
“Melihat situasi ini ada dua kemungkinan yang terjadi bagi warga Palestina, syahid ditembak IDF atau syahid karena bencana kelaparan.” Ujar sumber tersebut.[]













Comment