by

Siti Rahmah: Hijrah Challenge

Siti Rahmah, Penulis
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Life is never flat. Gaes, adakah di antara kamu, kamu dan kamu yang masih takut untuk berubah? Inget ya gaes perubahan itu pasti, perubahan itu sebuah keniscayaan. So bukan waktunya lagi untuk diam tak bergeming menyambut perubahan. Apalagi kamu yang masih muda masih punya banyak energi untuk menaklukan semua tantangan yang datang menghadang. Ibaratnya ni ya sebuah kehidupan ketika tidak di update maka manusia akan tertinggal. Contoh kecil masalah tekhnologi yang senantiasa mengalami perubahan dan kemajuan. Demi mendapatkan kemudahan dan  informasi kitapun harus bisa mengikuti kemajuan itu. Itu sich kalau kamu nggak mau dibilang kudet berarti kamu harus update.
So, well dalam kehidupan kitapun sama. Kalau kita nggak mau ketinggalan berarti kitapun harus berubah. Hanya saja bicara perubahan tentu bukan sekedar berubah ya gaes. Perubahan yang wajib dilakukan itu, berubah dari hal yang buruk menuju hal yang baik. Atau berubah dari maksiat menjadi taat. Berubah dari kebathilan menuju kebenaran. Perubahan itulah yang disebut dengan hijrah.
Secara bahasa hijrah dimaknai berpindah, namun secara pengertian hijrah dimaknai berpindahan dari keburukan menuju jalan kebaikan. Nah gimana nich kamu sudah siapkan melangkah di jalan hijrah??
Sebenarnya bisa menemukan jalan hijrah ini bukan hal mudah lho. Butuh keseriusan dan kesungguhan. Belum lagi segudang penghalang seolah datang silih berganti, membisikan sepercik kekhawatiran yang terus membayangi. Keragu-raguan dalam mengambil langkah hijrah kadang masih muncul dalam diri. Belum lagi perjuangan syetan yang tidak pernah berhenti dalam menghembuskan keragu-raguan dalam dada manusia. Sebagaiman diabadikan dalam kalam Illahi; “Allah SWT berfirman:
“yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,” (QS. An-Nas 114: Ayat 5)
Oke, oke dont worry. Walaupun syetan senantiasa mengatakan: “Wooooi jangan hijrah berat, kamu nggak akan kuat.” Tapi bagi kamu yang punya bekal alias niat yang  benar maka akan mudah melewati setiap tantangan yang menghadang. Kamu juga harus yakin ya gaes setiap manusia itu pasti akan memiliki masalah. Hijrah nggak hijrah masalah itu akan datang menyapa. Bedanya jika masalah itu hadir ketika kamu meniti jalan hijrah maka itu adalah ujian bagi keistiqomahan kamu dalam hijrah. Jika kamu kuat maka kamu akan lulus, jika nggak kuat yang berarti putus. Tapi bagi kamu yang mengambil jalan hijrah setidaknya kamu punya peluang lulus. 
Beda dengan yang nggak hijrah, ketika muncul masalah bisa-bisa itu teguran dari Allah, atas semua kesalahan yang dilakukan. Atau jika itu ujian maka peluang lulus nggak ada, why?? Lha wong jalan yang ditempuh bukan jalan menuju Allah.
So, hijrah is easy asal kamu tau formulanya tau rumusnya. Rumus menghadapi penghalang hijrah itu cukup dua hal aja ya gaes. Pertama niat yang lurus semata-mata karena Allah. Sebagaimana sabda Rasulullloh saw; “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)
Ini adalah rumus pertama, yaitu niat. Niat ini seperti bekal, menyiapkan niat yang kuat dan kokoh sama dengan menyiapkan perbekalan yang banyak. Jika niat atau bekal sudah ada maka yang berikutnya menetapkan tujuan. Nah ini juga penting dalam sebuah perjalanan. Punya bekal tanpa memiliki tujuan juga menjadi kesia-siaan. Biar amalanmu nggak sia-sia makanya tetapkan tujuan yang benar yaitu semata-mata karena Allah.
Rumus kedua adalah keyakinan. Yakin akan pertolongan Allah. Jika niat sudah ada tujuan juga sudah karena Allah maka yakinlah dengan pertolongan Allah. Yakinlah Allah akan menolong dan memudahkan orang-orang yang menempuh jalanNya, dengan bertakwa kepada Allah. Maka Allah menjanjikan kemudahan dalam setiap urusannya. Hal ini tergambar dalam firmannya; “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. At tholaq ayat 4)
Itulah janji Allah, so jangan khawatir dan jangan takut untuk berubah menjadi yang lebih baik. Meniti jalan hijrah yang indah. Karena Allah pasti menolong hambanya dan memberi kemudahan dalam setiap tantangan yang membentang. 
What next? Istiqomah. Jika jalan hijrah sudah ditemukan maka selanjutnya adalah istiqomah. Jika menemukan jalan hijrah itu susah maka istiqomah jauh lebih susah. Hanya saja hal ini tidak berlaku jika Niat dan keyakinan sudah tertanam kokoh dalam azam hijrah kamu. Tinggal selanjutnya carilah lingkungan yang bisa mendukung dan menstabilkan langkah kamu agar istiqomah lebih mudah. Kebersamaan dengan sahabat sholeh/sholehah, berada ditengah-tengah sahabat surga akan lebih meneguhkan  keistiqomahan dan mengikat silah ukhuwah.
Yang terakhir kunci dari keberhasilan hijrah adalah penerapan aturan Islam yang menyeluruh. Jika kalian mencermati proses hijrah Rasululloh maka kalian akan mendapatkan faktor yang membuat masyarakat Madinah istiqomah didalam menggenggam Islam. Semua itu terjadi karena penerapan pelaturan Islam disemua sendi kehidupan. Sehingga lingkungan yang dibangun adalah lingkungan Islam yang membuat umat Islam lebih mudah dalam mengamalkan ajarannya. Hal ini tentu saja berdampak pada teguhnya keistiqomahan penduduk Madinah dalam perubahan menerima Islam.
Oke dapat dipahami ya gaes, hari inipun kamu bisa lebih mudah istiqomah jika aturan Islam diterapkan. Well, mungpung masih momen hijrah nich gaes yuk ah berhijrah, hijrah yang totalitas, hijrah yang menyeluruh dengan menerima kesempurnaan Islam, mengamalkan dan mendakwahnya. Hijrah tanpa nanti, taat sampai mati. My hijrah is my challenge, Allahu Akbar.[]
Penulis adalah motivator remaja

Comment

Rekomendasi Berita