by

Wadir Reskrimsus Polda Babel Pimpin Langsung Pengeledahan PT Indorec Sejahtera

Wadir Reskrimsus Polda Babel saat Pengeledahan PT Indorec Sejahtera.[Alif/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, PANGKALPINANG— Terkait pengeledahan pengolahan mineral ikutan berupa Zirkon, Eleminite atau sejenisnya oleh Subdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung (Babel) di pabrik PT Indorec Sejahtera, Jalan SLA Dusun III Batu Rusa desa Batu Rusa Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Rabu (12/9/2018), kemarin sore sekitar Jam 14.00 WIB, perusahaan tersebut ternyata tak mengantongi sejumlah izin.
Kepada pers, Dirreskrimsus Polda Kepulauan Babel Kombes Pol Mukti Juharsa membenarkan adanya kegiatan pengeledahan di  pabrik PT Indorec Sejahtera.
Dijelaskannya, dari hasil penggeledahan diduga adanya pelanggaran sesuai pasal 158 dan atau Pasal 161 UU RI Nomor 4 tahun 2009 Tentang Minerba  yang dilakukan oleh PT Indorec Sejahtera. Karena itu Subdit Tipiter Krimsus Polda Babel telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, Direktur PT.Indorec Sejahtera Ho Apriyanto alias Antoni.
” Kita akan menelaah dokumen PT Indorec Sejahtera, mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan para ahli guna proses penyidikan lebih lanjut”, jelas Kombes Pol Mukti Juharsa, SIK saat dihubungi melalui ponselnya  sore Rabu (12/9/2018).
Pengeledahan itu dipimpin langsung oleh Wadir Reskrimsus Polda Kep. Babel AKBP Indra Krismayadi atas seizin Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjend Pol Syaiful Zachri.
Menurut AKBP Mukti Juharsa, saat diteliti perijinan PT Indorec Sejahtera hanya memiliki izin berupa Akte Pendirian dan Perubahan Perusahaan, SITU, SIUP, TDP, Surat Ijin Gangguan, Ijin lokasi dari Tata Ruang, LKPM (Lembaga Penanaman modal). Namun terkait dengan mineral ikutan tersebut,  perusahaan ini tidak menganton Nota Kesepahaman atau Perjanjian Kerja Sama dengan Pemegang IUP yang telah memiiki Sertifikat Clean and Clear (CnC) dan perizinan berupa IUP OP Khusus untuk Pengolahan /Pemurnian yang diterbitkan oleh Gubernur.
Sehingga kegiatan usaha pertambangan yang dilakukan oleh PT. Indorec Sejahtera ini dikatagorikan  merupakan perbuatan pidana, melanggar Pasal 158 atau Pasal 161 UU No. 4 Thn 2009 tentang Pertambangan Minerba.
Dalam penggeladahan yang dilakukan  Reskrimsus Polda Babel   itu, diperoleh keterangan bahwa  PT. Indorec Sejahtera telah menampung dan mengolah mineral ikutan berupa zirkon, elminite dan monazite dari penjualan secara illegal sejak Juni 2018.
Saat pengeledahan ada  100 (seratus) ton zirkon, 1000 (seribu) ton elminite dan 9 (sembilan) ton monazite.
Guna untuk penanganan lebih lanjut pihak Reskrimsus Polda Babel  sudah mengamankan barang bukti di pabrik pengolahan  mineral PT Indorec Sejahtera.
Masyarakat Babel mengapresiasi kesigapan Reskrimsus Polda Babel untuk melakukan penggeledahan, namun masyarakat juga berharap kasus ini semoga sampai ke meja hijau. (Alif)

Comment

Rekomendasi Berita