Sry Rahmadani: Alquran bukan Sekedar Bacaan Tapi Wajib Diterapkan

Berita1644 Views
Sry Rahmadani
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Ikatan Dai Aceh mengundang dua kandidat calon Presiden RI untuk uji baca Al Quran. Salah satu alasannya karena dua Capres sama sama beragama Islam dan penting bagi umat Islam untuk tahu kualitas calon presidennya.
“Tes baca Al Quran bagi seorang calon pemimpin yang beragama Islam sangat wajar dan sangat demokratis. Justru publik makin tahu kualitas calonnya,” ujar Ridlwan Habib peneliti radikalisme dan gerakan Islam di Jakarta(TribunNews.com)
Tes baca quran yang ingin diselenggarakan nampaknya hanya akan menjadi permainan politik. Permainan untuk memenangi persaingan di satu sisi dan keberadaannya dianggap tidak penting di sisi yang lain. Bukankah Al Quran adalah Wahyu Allah yang diturunkan untuk umat muslim.
Alquran bukan sekedar hanya untuk dibaca , kalau hanya membaca anak kecil pun dapat membacanya tak perlu calon presidan RI. Alquran adalah wahyu Allah yang diturunkan ke bumi sebagai pedoman , sebagai aturan sebagaimana dalam alquran surah albaqarah ayat 2
ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ Arti/Makna/Terjemah Indonesia Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
Alquran adalah wahyu Allah sekaligus petunjuk hidup yg Wajib atas seluruh kaum muslim untuk mengamalkan isinya dengan kaffah. Sudah saatnya mencampakkan hukum buatan manusia bernama demokrasi .dan mengganti dengan sistem dari sang maha pencipta.
Alquran bukan cuma bacaan . Alquran adalah aturan yang harus diterapkan dalam semua lini kehidupan.
Sebagian salaf bahkan mengatakan,
نزل القرآن ليعمل به فاتخذوا تلاوته عملا
“Al Qur’an itu diturunkan untuk diamalkan. Oleh karenanya, bacalah Al Qur’an untuk diamalkan.”
Makanya, dari dulu yang namanya ahli Al Qur’an adalah yang paham dan mengamalkan isi Al Qur’an (bukan hanya sekedar baca atau bukan sekedar menghafal, walaupun ahli Al Qur’an di sini tidaklah menghafalkan Al Qur’an. 
Adapun jika ada yang menghafalkan Al Qur’an namun tidak memahami dan juga tidak mengamalkan isinya, maka ia bukanlah ahli Al Qur’an walau dia piawai mengucapkan huruf-hurufnya.Wallahu A’lam.[]

Comment

Rekomendasi Berita