by

Tiga Bulan Menjabat, Mardan Selesaikan Banyak Persoalan

Mardan.SH, Kepala Rutan Klas 1A Palembang sedang memantau lokasi dibangunnya landasan kontainer sampah.[Iwan/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, PALEMBANG  – Palembang, selama ini Rutan Klas I Pakjo masih kekurangan pasokan air bersih. ini dikarenakan jumlah penghuninya melebihi kapasitasnya, dari kapasitas 750 sekarang menjadi 1716 napi, dan kemarin debit airnya juga sangat kecil, hal ini dikatakan Mardan SH Selaku Kepala Rutan Klas IA Pakjo Palembang kepada wartawan dikantornya belum lama ini.
Dijelaskan Mardan.” bahwa selama ini untuk mencukupi kebutuhan air di Rutan Pakjo tsb, harus membeli air dari pihak lain dikarenakan air yang mengalir melalui Pipa hanya empat jam perhari yakni dari jam 6 pagi ke jam 10 pagi, jelas sekali ini tidak bisa mencukup kebutuhan kita.”
Sambung Mardan, ”Selain itu, Rutan Pakjo setiap hari bisa menghasilkan sekitar 1 ton sampah per harinya, jelas saja ini menimbulkan bau yang tidak sedap dilingkungan Rutan tsb. Karena ada 1716 warga binaan penghuni Rutan yang membuang sampah tiap harinya. Diperlukan penampungan sampah yang layak dilingkungan ini.
Kepala Rutan yang baru menjabat tiga bulan ini, tak mau tinggal diam dengan kondisi tidak nyaman dilingkungan instansi yg beliau pimpin,. Alhasil berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam hal ini bapak walikota Palembang yakni H. Harnojoyo,
“Alhamdulillah hari ini, saya bersyukur, Pasokan air bersih yang selama ini menjadi kendala di Rumah Tahanan Negara (Rutan) klas 1A Pakjo Palembang kini dapat teratasi, hal tersebut tidak terlepas atas peran serta Pemerintah Kota Palembang yang telah memberikan bantuannya berupa tambahan Pasokan air bersih melalui PDAM Tirta Musi Palembang’, ujar Mardan.
Mardan menjelaskan, tak hanya itu, bapak Walikota juga memberikan bantuan berupa kontainer sampah, yang mana saat ini sedang dalam tahap pembangunan landasannya.
”Hari ini kami sangat banyak mengucapkan berterima kasih kepada Bapak Walikota Palembang Pak H. Harnojoyo, karena berkat beliau lah kami disini mendapat tambahan pasokan air bersih dari PDAM Tirta Musi dan countainer sampah yang mana langsung disampaikan oleh Kepala Dinas Kebersihan Kota Palembang Bapak Fasial “.
Selain itu, anjutnya, dirinya mengaku sudah melakukan banyak sekali inovasi antara lain pergantian instalasi listrik Rutan secara keseluruhan yang mana bantuan tersebut berasal dari Bapak gubernur Sumsel melalui CSR Bank Sumsel Babel.
Mardan juga masih memiliki keinginan untuk menambah ruangan tahanan karena ia melihat antara ruang tahanan dan kapasitas penghuninya sudah tidak berimbang, saya juga masih akan terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Propinsi sumsel dan Pemerintah Kota Palembang serta instansi BUMN Sumsel agar dapat berpartispasi dalam hal kemanusian mengingat banyak sekali saudara – saudara yang berada di dalam pembinaan rutan 1 Plg ini membutuhkan perhatian guna kemajuan serta kenyamanan bagi para warga binaan rutan, selama ini image rutan pakjo itu seram dan kotor kini tidak lagi, tukasnya.
“Saya ingin melakukan hal – hal yang terbaik dengan amanah yang saya emban pada saat ini, dan saya juga ingin memberikan karya yang terbaik saya kepada bangsa dan negara ini kenangan yang baik bagi semua orang, karena jabatan hanyalah titipan sementara. namun karya terbaik akan selalu bermanfaat bagi sesama terutama bagi bangsa dan negara melalui pengabdian yang ikhlas akan selalu melekat dihati, meskipun dalam kondisi banyak keterbatasan. namun keterbatasan bukanlah menjadi hambatan ataupun rintangan untuk berkaya bagi negeri yang tercinta ini.” ujar Mardan Mengakhiri.
Hasil pantauan radarindonesianews.com, berkeliling di area rutan, didapati lingkungan yang bersih,rapi dan asri, terpantau para napi mandi sore dengan tertib . 
Menurut Fauzi salah seorang pegawai di Rutan ini.”semenjak kepemimpinan beliau, banyak sekali melakukan perubahan, kekurangan air, listrik yang Tidak stabil, dan lingkungan yang tak rapi, tapi 
“Alhamdulillah kondisi air dan listrik itu sekarang sudah rata tiap kamarnya. Berkat arahan beliau lingkungan menjadi rapi dan tertib. Efeknya dari warga binaan sendiri sangat positif dan bermanfaat. Bahkan Sekarang ini, warga binaan meminta kegiatan setiap harinya, seperti tausiah, pengajian dan olahraga tiap hari.” Tegas Fauzi. (Wan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + one =

Rekomendasi Berita