by

UPT BSB Provinsi Riau Lakukan Observasi Pelestarian Kembali Tanaman Langka

Tomiri (kaus orange) mendampingi Tim UPT BPSP Prov Riau dalam kegiatan observasi tanaman durian.[Herman/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, PEKANBARU – Unit Pelaksana Teknis Badan Sertifikasi Benih
(UPT- BSB) Provinsi Riau melakukan observasi tanaman langka lokal di
daerah kabupaten/kota di Riau.


Hal ini dilakukan disebabkan banyaknya tanaman buah-buahan
langka yang menjadi sorotan utama dalam penganekaragaman konsumsi pangan
khususnya kebutuhan buah-buahan.


Dalam hal ini, agar observasi ini bisa berjalan, pihak UPT
BSB Riau mengambil sampel dari tanaman buah-buahan langka di
Kepenghuluan Pematang Sikek Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan
Hilir Riau.


Petugas UPT BSB Riau, Parlin Aritonga melakukan pendataan
dan pengambilan sampel tanaman durian kampung di Kepenghuluan Pematang
Sikek guna menjaga dan melestarian tanaman ini durian kampung yang hidup
lebih kurang selama 85 tahun ini.

“Agar nanti durian ini bisa kita lestarikan kembali, maka kami ambil
sampel sebagai bahan observasi dalam rangka pelestarian kembali. Sampel
yang kita ambil berupa daun dan batang dari durian kampung
ini,”jelasnya.


Sementara itu, Penyuluh Pertanian Kepenghuluan Pematang
Sikek, Tomiri yang ikut mendampingi pihak UPT BSB Riau ini, sangat
apresiasi dengan kegiatan pelestarian tanaman buah-buahan langka ini.


“Kami sangat mendukung program ini, karena memang banyak
tanaman yang sekarang sudah mulai langka, seperti durian kampung, durian
kisip batu hampar, buah gayam, dondan, bunut, sentul, dan jeruk nipis
lokal,”ujarnya.


Menurutnya, tanaman ini sudah hampir tidak ditemukan lagi dan hanya ada beberapa pohon lagi makanya perlu pelestarian kembali.


Tomiri mengharapkan kepada pihak pemerintah pusat maupun daerah, agar bisa memfasilitasi kegiatan konservasi ini.


“Kami berharap kepada pemerintah pusat maupun daerah agar
bisa beri fasilitas atas kegiatan ini, terutama dinas kehutanan dan
pertanian supaya bisa bersinergi melakukan pelestarian tanaman
tersebut,” tutupnya.(her).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + nine =

Rekomendasi Berita