by

Wabup Nias Barat Evaluasi Kerja Tim Terpadu Pengendali Kegiatan Pembangunan

Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu saat memimpin rapat evaluasi kerja tim terpadu pengendali kegiatan pembangunan.[S.Gulo/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS BARAT – Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu Pimpin rapat evaluasi kerja tim terpadu pengendali kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kantor PU Nias Barat, Senin, (05/09).
Khenoki Waruwu seusai melakukan pengecekan kehadiran para pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum, didampingi Assisten II Drs.Yosafati Hia, memimpin rapat evaluasi kinerja Tim Pengendali Kegiatan Pembangunan Daerah di Sekretariat Kantor Dinas PU Kab. Nias Barat.
Pada pelaksanaan rapat tersebut, Wakil Bupati meminta kepada masing- masing Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar melaporkan kegiatannya, baik itu tentang kendala yang tengah dihadapi, serta bagaimana cara mengatasi tantangan kerja tersebut, sekaligus upaya dalam hal  penyelesaian kendala dimaksud.
Menurut Khenoki Waruwu bahwa tujuan melakukan evaluasi ini, adalah untuk percepatan pelaksana kegiatan dan penyerapan anggaran. Seperti contoh praktis tentang bagaimana Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMK), apakah sudah terselesaikan atau belum, sehingga tidak menimbulkan permasalahan dalam proses pengerjaannya.
Wakil Bupati lebih lanjut mengajak semua pihak untuk memperbaiki kelemahan yang ada karena memperbaiki setiap kelemahan, jauh lebih baik dari pada sekedar menyadari tentang kelemahan itu sendiri. Beliau juga mengajak agar sumpah/janji jabatan ketika menerima pekerjaan (tanggungjawab) untuk menjadi pedoman dalam menyelesaikan suatu tanggungjawab, karena pelaksanaan pekerjaan khususnya pada Dinas PU pada tahun ini, merupakan baro meter pada tahun berikutnya.
Mengakhiri penyampaiannya Wakil Bupati meminta kepada pegawai BPKAD agar selalu siaga di sekretariat sebanyak dua (2) orang dan yang satunya menjadi tim penghubung dari BPKAD untuk melakuan ferifikasi berkas, sehingga proses pengurusan SP2D kepada para rekanan menjadi tidak tersendat.

Seperti laporan ULP pada penjelasannya yang disampaikan oleh Hadrianus Hia, S.Pd bahwa keadaan paket proyek saat ini di Kabupaten Nias Barat, sebanyak 96 paket yang telah dinyatakan pemenangnya, sedangkan yang sedang tayang lelang berjumlah 24 paket, dengan rincian14 paket sedang evaluasi dan 9 paket lainnya sedang proses pemasukan penawaran. (S.Gulo)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + seventeen =

Rekomendasi Berita