by

60 Anggota DPD Pasang Badan Bela Irman Gusman

Ketua DPD RI, Irman Gusman.[Gofur/radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 60 anggota DPD telah sepakat
menggalang tandatangan untuk mengajukan penangguhan penahanan Ketua DPD
Irman Gusman yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap pemberian kuota
impor gula.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Provinsi Bali, I Gusti
Ngurah Arya Wedakarna menyebut  beralasan permintaan penangguhan
penahanan tersebut merupakan bentuk solidaritas dari anggota DPD.

“Hasil di grup Whatsapp tadi malam sudah 60 lebih tandatangan. Dasar
pengajuannya pertama kan solidaritas pribadi-pribadi. Kedua, kita
inginkan karena ada temuan baru, kita kedepankan asas praduga tak
bersalah,” kata I Gusti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin
(19/8/2016).

Tak hanya itu, Gusti menambahkan Irman Gusman belum bisa dicopot dari
posisinya sebagai Ketua DPR. Sebab, dia menyebut KPK belum secara resmi
menyerahkan surat bahwa telah menetapkan Irman Gusmana sebagai tersangka
penerima suap.

“Kita baru terima surat dari kuasa hukum Bapak Irman, jadi kita tidak
bisa berdasarkan hanya berita saja atau media saja untuk menentukan
keputusan politik,” ujarnya.

Apabila nantinya telah menerima surat resmi dari KPK, kata dia, Badan
Kehormatan DPD barulah bisa mengambil sikap untuk menentukan nasib Irman
Gusman.

“Dari surat itulah kita berharap BK bisa berproses. Kita dorong apakah
BK ini akan meminta Pak Irman ini mundur secara terhormat atau
dimundurkan sebagai pimpinan bukan sebagai anggota DPD,” katanya.

Saat ini di lantai 8 Gedung Nusantara III tempat ruangan rapat DPD,
Badan Kehormatan sedang menggelar rapat untuk menentukan nasib Irman
Gusman.(Anugrah/hanter)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + 11 =

Rekomendasi Berita