Valentino Dinsi Siapkan Buku “Masjid Mandiri”, Tawarkan Skema Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Berita447 Views

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA— Setelah cukup lama tak tampil di ruang publik, motivator bisnis dan pakar kewirausahaan berbasis spiritual, Ustad Valentino Dinsi, tengah menyiapkan sebuah agenda besar yang diklaim dapat mendorong kemandirian ekonomi umat melalui masjid.

Hal itu disampaikan Valentino saat menghadiri acara halal bihalal Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) di Sekretariat PJMI, Cipinang Muara, Jakarta Timur, Jumat (10/4/2026).
“Agenda itu saya tuangkan dalam buku terbaru berjudul Masjid Mandiri,” ujar Valentino di hadapan para wartawan.

Buku tersebut merupakan karya keempatnya yang membahas pemberdayaan masjid, sekaligus buku ke-31 sepanjang karier kepenulisannya. Rencananya, peluncuran buku akan digelar pada pertengahan Mei 2026 di Masjid Darussalam, Depok, dengan mengundang ratusan pengelola (takmir) masjid.

Valentino menjelaskan, buku itu memuat skema konkret pengelolaan potensi ekonomi umat berbasis masjid. Menurut dia, terdapat dana besar yang bisa dihimpun dan dikelola untuk menggerakkan aktivitas usaha jamaah.

“Ada potensi dana yang cukup besar untuk meningkatkan ekonomi umat. Skemanya sudah saya siapkan dan bisa diterapkan oleh masjid mana pun,” katanya.

Ia menegaskan, konsep yang ditawarkan bukan sekadar teori, melainkan langsung menyentuh aspek implementasi. Bahkan, sebagai langkah awal, dirinya telah dipercaya mengelola dana dari kalangan aghniya atau Muslim berkemampuan finansial yang tidak ingin tampil di ruang publik.

“Nilainya cukup besar, bisa mencapai Rp300 miliar. Padahal awalnya saya hanya memperkirakan kebutuhan sekitar Rp100 miliar,” ujarnya.

Namun demikian, Valentino menekankan bahwa penyaluran dana tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap program usaha, kata dia, harus melalui kajian matang agar mampu memberikan keuntungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan komunitas masjid.

Untuk itu, ia mengundang para pengelola masjid agar hadir dalam peluncuran bukunya, guna memahami secara rinci skema yang ditawarkan.
Sementara itu, Ketua Umum PJMI Ismail Lutan menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai, program ekonomi berbasis masjid dapat menjadi salah satu solusi bagi kalangan wartawan, khususnya yang sudah tidak produktif di dunia jurnalistik.

“Saya antusias dengan program ini. Wartawan juga perlu mencari alternatif untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Saya kira bisa berkolaborasi dengan Ustad Valentino,” imbuh Ismail.[]

Comment