by

Antara Ahok Dan Gambar Salib Di Dinding Masjid Al Falah Mampang

Pemred radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  Suasana keberagamaan di Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya belakangan menghangat dan cukup mengkhawatirkan dengan munculnya kasus pelecehan yang dituduhkan kepada Ahok saat kunjungannya beberapa waktu lalu di Kepulauan Seribu.
Belum hilang rasa kecewa umat Islam akibat pernyataan Ahok yang disinyalir telah melakukan penistaan terhadap agama itu, muncul kembali grafity oleh tangan tidak bertanggung jawab dengan simbol salib di dinding Masjid Al Falah yang berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (9/10).
Masyarakat sekitar sempat terkejut dan heboh dengan coretan warna putih yang secara jelas tampak seperti salib yang sangat provokatif karena tak hanya ditemukan di dinding pekarangan masjid, tetapi  di meja papan, tiang listrik, dan tembok rumah warga ditemukan gambar yang sama.

Untungnya, pihak kepolisian cepat tanggap dan melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku yang bisa saja menimbulkan emosi di kalangan umat Islam.

Sekali lagi, beruntunglah bahwa masyarakat Islam tetap mawas diri dan tidak mudah terprovokasi dengan peristiwa corat-coret berlambang salib itu. Namun begitu, polisi harus tetap memburu pelaku dan memintanya bertanggung jawab terhadap apa yang telah dilakukan tersebut. Secepatnya pihak kepolisian menemukan si pelaku dan memintanya keterangan dan motif di balik corat-coret tersebut sehingga masyarakat tetap tenang.
Dua peristiwa, antara Ahok dan Masjid Al-Falah ini sejatinya menyakitkan perasaan umat Islam di Jakarta – namun begitu, umat Islam tidak mau terprovokasi begitu saja. Di sini, pihak kepolisian harus secepatnya menemukan pelaku dan memberikan keterangan kepada masyarakat tentang motif dan tujuan di balik corat-coret tersebut sehingga isu ini tidak menjadi bola liar di kalangan umat Islam.
Penistaan agama yang dilakukan Ahok dan coretan salib di Masjid Al Falah merupakan dua rangkaian peristiwa yang tidak terkait satu sama lain. Namun demikian, ketika peristiwa ini tidak bermuara pada titik solusi bagi umat Islam, dikhawatirkan menimbulkan ekses sosial lain yang tidak kita inginkan.
Umat Islam oleh Humas Polda Metro Jaya diminta tenang dan tidak mudah terpancing. Oleh karena itu, sebaliknya, pihak kepolisian harus bekerja keras memburu si pelaku untuk mendapatkan informasi sebenarnya mengenai motif dan tujuan pelaku yang telah mencoret dinding Masjid Al Falah dengan lambang Salib itu.
Jangan sampai kita berseteru antar agama dan ada yang mendapat keuntungan dengan memancing di air keruh.[GF]

Comment

Rekomendasi Berita