by

Banjir Kemang, Rumah Warga di Bantaran Kali Krukut Bakal Digusur

Bantaran Kali Krukut.[Gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pemprov DKI segera menggusur pemukiman warga yang ada di
bantaran Kali Krukut. Langkah tersebut dilakukan menyusul terendamnya
kawasan Kemang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Sabtu(3/9/2016)

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat pihaknya
telah melakukan audit dan investigasi setelah banjir di Kemang.
Hasilnya, ia menyatakan terjadi penyempitan Kali Krukut, dari 20 meter
menjadi hanya sekitar 4 meter.

Djarot mengatakan, penyempitan Kali Krukut terjadi akibat didudukinya
badan sungai oleh permukiman warga. Oleh karena itu, ia menyatakan
Pemprov DKI berkomitmen menertibkan permukiman yang ada di bantaran Kali
Krukut. Penertiban tidak hanya pada rumah-rumah kecil, tapi juga
perumahan besar.

“Kami tidak peduli. Karena DKI punya prinsip tidak akan pandang bulu.
Jangan dikira kami hanya menggusur yang liar-liar saja ya,” kata
politisi PDI Perjuangan ini.

Menurut Djarot, Pemprov DKI akan mengaudit sertifikat dan IMB rumah di
bantaran Kali Krukut, di Kemang. Jika nantinya ada penyelewengan dalam
penerbitan izin dan lokasi rumah dinyatakan melanggar tata ruang, Djarot
memastikan pembongkaran akan segera dilakukan. “Sehingga program kami
ke depan bukan hanya menormalisasi Kali ciliwung. Tapi juga ke
halte-halte yang lain juga,” kata Djarot.

Seperti diketahui sebelumnya, Sabtu (27/8/2016), kawasan pemukiman elit
Kemang terendam hingga satu meter. Bukan hanya pemukiman, namun puluhan
mobil mewah yang terparkir di kawasan yang terkenal sebagai pusat
hiburan dan kuliner juga ikut terendam.(haris/ragil/gin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × four =

Rekomendasi Berita