by

Dari LP Kelas 1 Bandar Lampung Trabas Band Tunjukan Produktifitas

Trabas Band.[Foto/Heru/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Grup musik asal Lampung, Trabas Band, yang para personelnya masih berstatus narapidana itu diprodusesi oleh Annisa Bahar.

Terdapat alasan yang cukup kuat kenapa ibunda Juwita Bahar ini mau memproduseri Trabas Band yang para personelnya narapidana. Annisa Bahar mengatakan dirinya sangat mendukung orang yang memiliki semangat tinggi dan mau mengubah hidup ke arah positif.

“Iya aku senang sama orang-orang berpestasi tanpa kenal situasi. Dalam keadaan terpuruk sekalipun di dalam penjara mereka punya ambisi dan motivasi buat sukses,” kata Annisa Bahar kepada radarindonesianews.com.


Profile Tabas Band

Trabas band berdiri di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, pada tanggal 27 april 2016. Trabas band terdiri dari 6 personil diantaranya, Maulana, Andre Febriawan, Agung Wibowo, M. Thomas, Slamet Riady dan Alex Sardo.

Trabas band telah menciptakan beberapa lagu yang telah direcord dan beberapa video klip yang di ciptakan didalam Lapas Kelas I Bandar Lampung. Warna musik yang dimainkan Trabas Band ialah pop alternatif. 

Setelah menyelesaikan beberapa event yang diselenggarakan di beberapa lapas, akhirnya trabas band dapat menyelesaikan album pertamanya di tahun 2017. Sementara ini Trabas Band telah membuat 9 lagu dari album Luka Tak Berdarah yang berisikan antara lain tentang kisah kehidupan, percintaan, pertemanan dan religi. Sementara lagu yang telah direcord ada 7 buah lagu dan 2 buah lagu yang sudah dibuat video klip yaitu Luka Tak Berdarah dan Nirwana ciptaan Nur Soleh. 

Setelah menyelesaikan album dan video klip, Trabas Band mendapatkan respon baik dari media lokal dan beberapa undangan dari radio dan stasiun TV. []

Comment