by

Febritianingsih: Tiket Syurga untuk Kedua Orang Tua

  Febritianingsih
RADARINDONESANEWS.COM, JAKARTA – Berbakti kepada kedua orang tua adalah kewajiban bagi setiap anak. Apa lagi kedua orang tua sudah menaiki usia lanjut, yang sudah berkurang nikmat raganya sedikit demi sedikit. Orang tua kita adalah orang yang paling berjasa disepanjang hidup. Ibu mengandung, melahirkan, menyusui dan merawat hingga kita dewasa. Ayah selalu pergi bekerja, dari pagi hingga sore tanpa mengenal lelah. Kebahagiaan seorang ayah adalah ketika dapat memenuhi kebutuhan keluarganya dan dapat berkumpul.
Perintah untuk berbakti kepada kedua orang tua sudah diserukan langsung oleh Allah didalam Al Qur’an Q.S. Al-Isra (17): 23-24. Allah Swt Berfirman “ Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya janganlah kalian menyembah selain Dia dan hendaklah kalian berbuat baik kepada ibu bapak kalian dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaan kamu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia [23]. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh cinta kasih dan ucapkanlah “Wahai tuhanku, kasihinilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil [24]. 
Berbakti kepada kedua orang tua bukan saja dengan memenuhi kebutuhan dan memberikan harta yang banyak. Tetapi juga harus menyiapkan tiket syurga untuk keduanya. Tentunya sebagai anak yang berbakti kepada orang tua. Kita tidak akan ridha jika kedua orang tua kita dijilat dengan panasnya api neraka. Dijadikan bahan bakar bagi api neraka.
Jika seperti demikian, lalu apa yang harus kita siapkan untuk mendapatkan tiket syurga itu? Tidak lain adalah kita harus menjadi anak yang sholehah. Anak yang selalu taat kepada perintah Allah Swt. Karena hanya anak yang sholeh dan sholehahlah yang bisa memasukkan kedua orang tuanya di dalam Syurga. Anak sholehah juga menjadi amal jariyah bagi kedua orang tua yang telah meninggal dunia. Bukan anak yang banyak hartanya tapi lupa akan bekal akhirat. Bukan anak yang tinggi jabatannya didunia tapi rendah dimata Allah dan mengabaikan akhirat karena tersilaukan gemerlapnya keindahan dunia. Padahal sebaik-baik dan seindah-indanya dunia. Masih lebih baik dan lebih indah di dalam Syurga.
Tetapi sangat disayangkan, di sistem sekuler ini begitu banyak anak yang menelantarkan kedua orang tuanya. Bahkan nyaris dimasukkan di panti jompo tanpa menengoknya sama sekali.
Pengertian sistem sekuler itu sendiri adalah memisahkan antara kehidupan dan agama. Tentunya yang dimaksudkan disini adalah agama Islam. Dari sini sepertinya ada yang dilupakan oleh kita sebagai manusia. Karena pada faktanya Allahlah yang menciptakan manusia beserta aturan-aturan-nya. Yang tanpa mengikutinya akan membawa manusia itu didalam kesesatan. 
Ternyata sistem sekuler yang diterapkan didalam negara kita inilah yang menjadi ranjau mematikan dalam menyiapkan tiket syurga untuk kedua orang tua. Jadi, agar kita selamat dalam menjalankan misi ini adalah dengan berdakwah menyeru pada yang haq dan mencegah dari yang bathil. Untuk mewujudkan semua itu hanya dengan satu solusi yaitu dengan diterapkannya sistem Islam secara kaffah. Sebab, Islam Rahmatan Lil’alamin.Wallahhu ‘alam.[]

Comment

Rekomendasi Berita