by

Hadiman, SH, MH: Dilema Antara Keluarga Dan Tugas Penegakan Hukum

Hadiman, SH, MH, Jaksa yang berperan sebagai Jaksa Penuntut Umum dalam Film Hitam Putih Keadilan.
[Suroto Hadis/radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, CIREBON – Berlatar sebagai penegak hukum, Hadiman, SH, MH ternyata memiliki bakat terpendam sebagai seorang aktor. Ini dibuktikan saat memainkan peran seorang Jaksa Penuntut Umum di film “Hitam Putih Keadilan” produksi Distira Production House saat shooting, Selasa (12/12).

“Meski berbeda dengan latar belakang dan keseharian saya sebagai Jaksa, hobi saya di dunia peran ini ternyata asik dan seru juga.” Ujar Hadiman, usai shooting di Kejari Cirebon, Jawa Barat.

Dalam film Hitam Putih Keadilan yang disutradarai oleh Pradipta Dewabrata, Hadiman berperan sebagai penegak hukum dalam kasus tersangka yang selama ini tidak terjamah hukum karena memiliki pengaruh yang sangat kuat dan bisa membeli kasus yang dihadapi. Serunya adalah bahwa pelaku kejahatan tersebut adalah kakak Lestari, isteri Hadiman yang berperan sebagai Bagas.

“Hadirnya saya sebagai Bagas, suami Lestari di film ini, muncul sebagai tokoh penegak hukum dan keadilan yang tegas dan mampu menggring Wijaya, kakak iparnya yang diperankan oleh Ricky Perdana ini ke pengadilan.” Ujar Hadiman.

Sebagai penegak hukum dalam film tersebut, Hadiman, yang berperan sebagai Bagas merasa bimbang. Terjadi sebuah dilema, satu sisi dituntut tugas dan di sisi lain Bagas harus memproses Wijaya, sang pengusaha yang juga kakak iparnya sendiri.

“Dalam konteks ril, memang berat menghadapi situasi yang dilema antara keluarga dan penegakan hukum. Tapi dalam kondisi ini, mau tak mau harus diproses dan disidangkan di pengadilan meskipun saudara sendiri.” Tegas Hadiman.

Hadiman mengaku bahwa dirinya terjun ke dunia akting karena sebelumnya memang sudah pernah membintangi dan bermain di beberapa film dan dikenal sutradara.

Sebagai pemain lanjutnya, secara otomatis Hadiman tercatat sebagai anggota Parfi. Uniknya, di dunia nyata, Ketua Umum yang menandatangani kartu keanggotaan yang dimiliki Hadiman adalah Gatot Brajamusti yang kini sedang tersangkut hukum. Di dunia nyata, Kejati DKI telah menunjuk Hadiman, SH, MH sebagai ketua tim Jaksa Penuntut Umum dalam kasus yang tengah dihadapi Gatot Brajamusti.

“Kejadiannya hampir mirip, karena orang yang saya kenal, akan saya seret ke pengeadilan dan dipenjarakan. Sebagai penegak hukum, mau tak mau harus menindak lanjuti dan memproses apa yang dilaporkan. Walaupun teman, kalau memang sudah tersangkut kasus, maka kita tersuskan ke pengadilan.” Ujar Hadiman tegas.

Hadiman sangat terkesan dengan film Hitam Putih Keadilan ini. Menurutnya, para pemain dan sutradara terjalin hubungan kekeluargaan. Secara pribadi, Hadiman berharap penegakan hukum harus berjalan sesuai dengan koridor hukum itu sendiri.

“Dengan diluncurkannya film ini, saya berharap tegaknya keadilan sesuai koridor hukum. Semoga film ini dapat menjadi motivasi bagi penegakan hukum di Indonesia yang selama ini tumpul ke atas tajam ke bawah dan kepada Jaksa, tidak ragu dalam profesinya sebagai penegak keadilan.” Imbuh Hadiman.[GF]

Comment

Rekomendasi Berita