by

Hijaber Balerina: Jangan Biarkan Orang Lain Membatasi Dirimu

Foto: copyright instagram.com/stephaniekurlow
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kamu sadar tidak bahwa dengan seiring berkembangnya
teknologi, manusia malah semakin kejam? Teknologi memudahkan manusia
untuk mengeluarkan opininya, bahkan opini yang paling kasar sekali pun.
Ini juga yang dirasakan oleh Stephanie Kurlow–balerina pengguna hijab pertama di dunia.
Gadis 15 tahun peranakan Rusia – Australia ini sempat harus mengubur
mimpi menjadi balerina ketika berpindah keyakinan ke Islam. Tapi dengan
dukungan moril keluarga dan kepercayaan dirinya yang besar, Stephanie
bangkit untuk membuktikan pada dunia bahwa hijab bisa digunakan pada
seni seindah balet.
“Tantangan terbesar sebagai balerina berhijab
adalah membuat orang lebih menerima. Saat ini masyarakat sedang belajar
untuk menerima perbedaan agama dan budaya yang berbeda,” ujar Stephanie
dalam perbincangannya dengan kru vemale.com di Fairmont Hotel, Jakarta
Pusat, Jumat (28/4).
  
Keteguhan dan keunikan Stephanie membuatnya masuk sebagai salah satu pengisi acara Resonation 2017,
Sabtu (29/4), di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Ini adalah sebuah
konferensi dengan tema besar “What’s Stopping You” yang diadakan selama
sehari penuh. Tujuannya mendorong dan menginspirasi perempuan Indonesia
dalam menghadapi berbagai hal yang menghalangi mencapai impian mereka.
Pesan
yang disampaikan Resonation senada dengan semangat yang ada dalam diri
Stephanie. “Jangan biarkan orang lain membatasi dirimu,” tegasnya.
Menurut
Nina Moran sebagai pendiri Resonation, acara ini akan berisi mereka
yang menginspirasi di bidangnya. “Kami berharap dapat mendorong
perempuan untuk bermimpi besar. Jajaran pembaca dan fasilitator yang
dapat menginspirasi hadir untuk berbagi cerita mengenai perjalanan
mereka,” ujar Nina.
Selain
Stephanie Kurlow, Resonation 2017 akan diisi Sophia Amoruso selaku
pendiri Girl Boss, Cynthia Wihardja sebagai Firm Owner and Executive
Bussines Coach, Clair Deevy sebagai sosok Head of Economic Growth
Initiatives APAC.
Pemikiran kamu akan semakin terbuka ketika
berbincang dengan sosok luar biasa macam mereka. Jadi nggak ada salahnya
yuk menyambangi Kota Kasablanka untuk Resonation 2017.(vem/yel)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − one =

Rekomendasi Berita