Ical Syamsuddin: Dukung Moreno, Prabowo Dan Gerindra Kehilangan Citra Elektabilitas

Berita1134 Views
Ical Syamsuddin, Ketua DPP LAKRI DKI.[Dok/ist]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kabar bahwa Partai Gerindra akan mengusung Moreno Suprapto sebagai Calon Gubernur di Pilkada Jatim 2018 sangat mengejutkan publik bahkan tidak menutup kemungkinan ada yang merasa tersakiti dengan kabar tersebut. Demikian dikatakan Ical Syamsuddin, Ketua LAKRI DKI melalui rilisnya ke redaksi radarindonesianews.com, Ahad (24/12/2017).


Pasalnya, sebelum Moreno, lanjut Ical, Ketua Kadin Jawa Timur Ir. H. La Nyalla Mahmud Matalitti juga sempat diberikan surat tugas oleh Partai Gerindra untuk mencari dukungan parpol di Jawa Timur.
“Sesuatu yang melukai hati seseorang seharusnya tidak dilakukan oleh sang negarawan – dalalm hal ini, Gerindra dan Prabowo itu sendiri terhadap diri cagub yang diusung sebelumnya, La Nyalla Mattalitti yang telah diberikan mandat dengan surat tugas yang diterimanya sepekan silam.” Ujar Ical kecewa.

Justru lanjut Ical, dirinya menilai bahwa tindakan Gerindra dengan mengusung cagub lain dari sebelumnya untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur itu merupakan bentuk pelecehan dan Character Assasination terhadap La Nyalla Mattalitti.


“Apa yang dilakukan Gerindra sangat berpengaruh negatif terhadap kepentingan partainya menuju 2019 mendatang. Dengan langkah seperti itu membuat semangat kader menururn dan tentunya tersinggung.” Tambah Ical.

Menurut Ical, Gerindra dan prabowo tengah bermain-main monopoli di atas lembaran surat yang ia terbitkan itu.

“Baru kali ini saya melihat ada partai politik seperti Gerindra yang memberikan surat tugas kepada calon yang diusung. Seharusnya kalau Gerindra serius mendukung La Nyalla, tentnya bukan surat tugas yang diberikan untuk mencari partai pendukung atau koalisi tetapi pihak Gerindralah yang berjibaku membantu melobi partai koalisi untuk Cagub yang ia usung yakni La Nyalla setelah diterbitkannya surat tugas tersebut.” Ujar Ical.

Cara yang dilakukan Prabowo dan Gerindra itu lanjut Ical, sepertinya akan berdampak buruk dan menjadi preseden buruk terhadap Gerindra dan kelangsungan Prabowo ke depannya bila Gerindra tetap ngotot mempertahankan sikap seperti itu.
“Sebaiknya Prabowo dan partai Gerindra mempertimbangkan kembali terkait dukungannya terhadap Moreno untuk maju Pilgub Jawa timur itu.” Tegas Ical.
Sebab La Nyalla menurutnya, sangat berpengaruh positif terhadap partai Gerindra. La Nyalla Mattalitti memiliki basis massa yang kuat dan ril di Jawa Timur, terutama kekuatan basis akar rumput yang mimpuni di kalangan santri, pemuda dan mahasiswa.
Fenomena Pilgub Jawa Timur diwarnai adanya dugaan pengecoh yang cenderung membuat kekacauan konstalasi yang mengarah kepada sikap Zulkifli Hasan yang sekretarian dan tidak negarawan dengan ambisinya mengusung cagub dari partainya —PAN yang diusung siap kalah untuk menjegal pencalonan La Nyalla yang ditugaskan Gerindra untuk mencari paslon dari partai lain (PAN, PBB dan PKS).

“Saya berkeyakinan dengan tampilnya La Nyalla akan merubah konstalasi politik di Jawa Timur sebab beliau begitu besar pengaruhnya di tengah masyarakat Jawa Timur dan membuat kedua Cagub yang menjadi rivalnya frustrasi dan kebakaran jenggot di Pilgub Jawa Timur mendatang.” Imbuh Ical.[]

Comment