by

Ikut Demo, Kader Dilarang Bawa Atribut Partai

Syarief Hasan.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Syarief Hasan mempersilakan anggota partainya ikut berdemo ‘Bela Islam’ yang berlangsung Jumat (4/11/2016). Namun jangan bawa atribut partai.

“Saya kira ini aspirasi. Partai Demokrat punya anggota, kalau tersinggung silakan saja demo, asalkan tidak membawa atribut partai,” ujar Syarief di Puri Cikeas, Bogor, Rabu (2/10/2016).

Demo, katanya, merupakan hak asasi setiap warga karena dalam demokrasi kebebasan berpendapat sudah dijamin. “Demo itu salah satu bagian demokrasi. Sepanjang dilakukan dengan tertib aman dan tidak anarkis,” jelasnya.

Demo ini terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Kokoh Ahok. Menurut Syarief, kasus Koh Ahok tidak ada kaitannya dengan Pilkada. “Harus dipisahkan, perkataan Ahok penistaan agama bukan terkait pilkada. Ada pilkada atau tidak, masalah penistaan Ahok harus diproses,” katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga mengatakan hal yang sama, meminta kadernya yang ikut demo tak membawa bendera partai.

“Ada yang ingin ikut (demo) dari Gerindra, dia (Fadli) juga ke sana atas nama pribadi, karena saya merasa Gerindra sebagai gerakan, sebagai partai politik, belum memutuskan untuk turun ke jalan. Jadi tidak masalah, dalam arti mau Fadli Zon atau siapa,” tukas Prabowo, Selasa (1/11/2016).[tb]

Comment

Rekomendasi Berita