by

Inilah Esensi Pengurbanan Yang Dilakoni Nabi Ibrahim

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Iedul Adha yang berarti hari raya qurban memberi pesan teramat mendalam. Kisah Nabi Ibrahim AS dengan putranya Nabi Ismail AS menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berarti. Allah SWT yang seharusnya lebih dicintai, ditaati dan dipatuhi. Meskipun peristiwa sejarah tersebut sungguh sangat bertentangan dengan kodrat kita sebagai manusia namun Allah SWT lebih berhak atas kita karena kekuasaanNya yang tiada batas.
Esensi pengorbanan yang terekam dalam konteks sejarah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS sesungguhnya adalah memerdekaan diri kita sebagai manusia dan berlepas diri dari ikatan dan kedekatan kita kepada semua yang berbau materi dan keduniaan. 
Sapi, kerbau, kambing dan unta hanya simbol “Pengurbanan” yang tidak menjamin sipelaku qurban mendapat ganjaran sebagaimana yang diinginkan. Banyak hal yang dapat menggugurkan sampainya niat pengurban untuk diterima sebagai amal kebaikan di hadapan Allah SWT.
Bila dilihat dari esensi, pengurbanan tidak terbatas oleh pemotongan hewan saja tetapi lebih jauh dari itu, sebagai perwujudan melepas kecintaan kita terhadap materi dan dunia. Nabi Ibrahim telah berhasil memberi contoh kepada manusia tentang hal yang sangat luar biasa ini. Perintah Allah SWT di atas segalanya meskipun harus memotong putranya sendiri. Ini skenario Allah SWT menguji Nabi Ibrahim tentang sebuah makna, taat, cinta dan ketaqwaan.
Dunia dan segala penghiasnya telah memendam wawasan dan pengetahuan kita soal keimanan, ketaqwaan dan pengorbanan itu sendiri. Dunia politik, ekonomi, sosial dan budaya menjadi hal penting bagi kita melebihi dalil dalil Quran yang kita pahami sehingga kita menjadi pelacur politik, pelacur ekonomi, pelacur sosial dan juga budaya.
Padahal, target pengurbanan itu adalah agar kita menjadi manusia “Zuhud” yang menafikan segala bentuk materi dan menempatkan Allah SWT di atas segala-galanya. Inilah esensi pengorbanan yang telah dilakoni Nabi Ibrahim terhadap putranya.[GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − twelve =

Rekomendasi Berita