by

Inspire Me (IME) Bangkitkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Indonesia

Gustika Yusuf Hatta saat menerima cendera mata dari panitia konferensi.[Dok.radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA –  IME, Inspire Me gelar kegiatan konferensi yang memberi inspirasi bagi generasi muda Indonesia melalui event bertema “Internationasionalism Through Nationalism”. 
“Sebagai generasi muda masa depan, memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelangsungan negara tercinta demi kesejahteraan rakyat. Bahkan kita merasa bahwa ini semacam kepentingan untuk generasi muda Indonesia membangun Indonesia dan memberantas ideologi korupsi yang sekarang menjadi masalah di dalam negeri.”  Ujar Nalendra, Presiden IME melalui rilisnya Rabu (14/9).

Konferensi yang diselenggarakan IME ini menurut Narendra adalah konferensi yang digelar dalam bahasa Inggris pertama diselenggarakan oleh mahasiswa. Konferensi ini lanjutnya, mempunyai visi dan menginspirasi generasi muda Indobesia agar memiliki nilai nasionalisme yang lebih kokoh serta memperkuatkan kemauan untuk mengembangkan Indonesia. Selain itu, konferensi ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan toleransi terhadap negara negara lain di antara siswa-siswi Indonesia.

Konferensi yang diselenggarakan di British School Jakarta ini menghadirkan pembicara dengan topik dan isuu nasional. Hadir dalam kesempatan itu Yenny Wahid yang memberikan paparan Managing Diversity in an Increasingly Intolerant World. Yenny menjelaskan seputar upaya mnjaga perbedaan di ranah dunia yang tidk toleran.
Dr. Marty Natalegawa, mantan menteri luar negeri Indonesia ke-16 dalam kesempatan itu menjelaskan perihal bagaimana memahami sebuah hubungan antar negara yang saling terhubung.
Selain tokoh tersebut, hadir juga Jenderal Purnawirawan DR. Moeldoko, yang memberikan pesan berharga agar Indonesia kembali menjadi macan Asia. Moeldoko tekankan agar generasi muda Indonesia berinovasi untuk bersaing dengan bangsa lain di dunia. Tanpa inovasi mka bangsa ini tidak akan berhasil menjadi macannya Asia.
Nabiel Makarim, mantan menteri lingkungan hidup, mengurai pentingnya peran budaya dalam membangun masyarakat.
Dari generasi muda, tampil dalam konferensi tersebut, cucu sang proklamator Indonesia, Gustika Yusuf Hatta. Gustika menyinggung peran diplomasi pemuda yang mengedepankan perjuangan terhadap tujuan dan cita-cita dalam tataran dunia internasional.
Selain tokoh masyarakat, konferensi yang pertama kali diselenggarakan IME 2016 dihadiri pula oleh keluarga Sang Proklamator (Bung Hatta), Dubes Inggris, Moazzam Malik, Pendiri dan Presdir Bank OCBC NISP.
Sesi akhir konferensi menampilkan “Karya Bangsa”, pertunjukan musik oleh siswa-siswi Indonesia dan proyek bakti sosial yang dibuat oleh siswa-siswi British School. [GF]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − two =

Rekomendasi Berita