by

JK: Tak Ada Itu Menko Kemaritiman dan SDA

Wapres Jusuf Kalla.[Gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK)
menegaskan hingga kini belum ada perubahan nomenklatur Kementerian
Koordinator Kemaritiman (Kemenko Maritim) menjadi Kementerian
Koordinator Maritim dan Sumber Daya. Sayangnya di laman web kementerian
yang dipimpin Rizal Ramli tersebut, nomenklatur itu sudah ditulis
sebagai Kementerian Koordinator Maritim dan Sumber Daya

“Pokoknya tidak ada perubahan sampai sekarang. Tetap Menko Maritim. Titik. Ndak ada itu sumber daya,” kata Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta, Kamis 3 Maret 2016.

Sebelumnya, Wapres JK menyindir adanya menteri yang menambahkan sendiri
nomenklatur kementeriannya. Akibatnya, nomenklatur kementerian
bersangkutan tidak sesuai dengan nomenklatur yang ada dalam peraturan
presiden (Perpres). Meskipun demikian, JK tak menyebutkan
terang-terangan kementerian yang dimaksudkannya.
 

Ternyata kementerian yang sempat
mengajukan perubahan nomenklatur adalah Kemenko Kemaritiman. Kemenko ini
memohon perubahan nama menjadi Kemenko Maritim dan Sumber Daya pada
Agustus 2015.

Selanjutnya, meski telah mengajukan perubahan nomenklatur, ternyata
permohonan tersebut belum mendapat restu dari Istana karena hal harus
melalui proses perpres. Dengan demikian, seharusnya Kemenko Maritim
belum boleh mengganti nomenklatur kementeriannya.

Namun dalam laman web maritim.go.id, nomenklatur kementerian ini sudah
ditambahkan ’embel-embel’ sumber daya. Perubahan nomenklatur ini akan
berkonsekuensi terhadap perubahan kementerian yang dibawahi Rizal Ramli.

Rizal Ramli saat dilantik menggantikan Indroyono Soesilo sebagai menko kemaritiman hasil reshuffle memang
sudah “gatal” ingin mengganti nomenklatur kementeriannya sejak awal.
Pasalnya saat ditanya visinya oleh para awak media saat itu di Istana,
Rizal malah menyoroti bahwa Kemenko Kemaritiman harusnya dipadukan
dengan koordinasi SDM karena hal tersebut bagian dari kemaritiman. Namun
saat ditanya bahwa perlukah nomenklatur itu segera diganti, Rizal
mengatakan belum mendesak.

“Sebetulnya istilah yang lebih cocok bukan menko kemaritiman, tapi menko
maritim dan sumber daya alam karena di bawahnya ada ESDM (Energi dan
Sumber Daya Mineral) dan maritim perikanan, serta pariwisata. Itu
terminologi yang lebih cocok, Kementerian Maritim dan SDA,” kata Rizal
Ramli di Istana Negara, Jakarta, Rabu 12 Agustus 2015.[vv]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − 6 =

Rekomendasi Berita