by

Linadasari Meniti Karir Dari Panggung Ke Panggung

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA  – Sosok penyayi berparas cantik pelantun tembang Kesempatan Kedua prodaction CP Menegement dangdut alternative , Ly Nandha Hsu yang nama kecilnya Linadasari asal dusun Semanding RT 002 RW. 009 Desa Bangle Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, memiliki kualitas suara yang tidak diragukan lagi, khususnya oleh masyarakat Blitar, Ngawi dan Taiwan d mana tempat ia menimba ilmu vokalnya selama ini.
Linadasari mojang manis kelahiran 5 april 1988 gemar menyanyi sejak usia 7 tahun. Semenjak masuk bangku SMP aktif mengikuti audisi vois di berbagai even di kota Blitar dengaan meraih segudang prestasi , bahkan di saat masih di bangku SMA Linadasari mulai menguatkan bakatnya dengan menyanyi dari panggung ke panggung baik dari panggung resmi ‘ even pemerintah daerah Blitar ‘ sampai panggung hajatan pernikahan.
Beratnya meniti karir penyanyi di Negeri sendiri , Linadasari yang merupakan anak angkat warung “ Sri Katon “ Ds. Karangsono Kabupaten Ngawi untuk mewujudkan harapanya menjadi penyayi professional membulatkan tekad terbang di Negara Taiwan untuk mendalami ilmu vokalnya sambil bekerja menjadi perawat di Taiwan Hospital.
Bahkan, saat ini sudah mengeluarkan album lagu ciptaan Gito Shantiong “Kesempatan Kedua“ dengan arasement dangdut alternative prodactiont CP Management Taiwan.
”Mudah-mudahan album perdana saya bisa diterima di tanah air dan bisa mewarnai belantika music dangdut di Tanah Air “ucap Lindasari penuh harap .
Dengan mengatongi sertifikat National Kaohsiung Normal University dari pemerintah Taiwan tanggal 27 Agustus 2017, Linadasari yang popular dengan panggung Ly Nandha Shu yang piawai menyanyikan lagu-lagu mandarin, Inggris dan melayu ( Dangdut ) kerap mewakili acara musik Indonesia di Taiwan. Ia bertekad mengikrarkan menjadi penyayi di Negara Taiwan dan bisa mengharumkan Indonesia di Taiwan, bahkan kancah internasional.
Selain memiliki talenta menyanyi, Linadasari memiliki pribadi dan rasa nasionalis yang cukup tinggi. Ketika pulang ke tanah air, ia selalu sempatkan berbagi dengan anak-anak yatim di lingkungan tempat ia tinggal di desa Karangsono Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi, rumah orang tua angkatnya “SRI KATON“, seperti ketika ditemui Oposisi selepas memberikan hiburan dan bingkisan pada 20 anak yatim piatu di acara peringatan HUT RI ke 72 di lapangan desa Karangsono.
“Kesempatan seperti saat ini sangat saya manfaatkan berbagi dan bercengkrama dengan anak-anak yatim piatu dan itu menjadi kepuasan tersediri bagi saya untuk saling berbagi dan menyayangi“, tuturnya singkat. [bo]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 11 =

Rekomendasi Berita