by

Masyarakat Rembang Sebaiknya Dukung Pabrik Semen Indonesia

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA
– Perihal Pabrik semen Indonesia yang dioperasikan di Rembang Jawa
Tengah, Arief Poyuono, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra
menyampaikan bahwa itu murni 100% sahamnya dimiliki BUMN. 
 
“Karena itu
pengoperasian Pabrik semen Indonesia harus segera karena Pabrik sudah
rampung semua. Kemudian, masyarakat Rembang tidak perlu antipati dengan
pengoperasian pabrik semen itu, karena akan banyak membawa kemajuan
ekonomi di Rembang,” demikian ungkapnya, Kamis
(12/1).
Perlu diketahui soal lanjut tidaknya pabrik PT Semen Indonesia di
Rembang, dilansir pewarta dari berita yang tersiar sebelumnya dimana
pasca unjuk rasa warga penolak pabrik semen yang mendesak pabrik
dihentikan Mahkamah Agung mengabulkan gugatan warga. Sedangkan, Ganjar
Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah sebelumnya sempat menyatakan dan
telah bertanya pada pihak perwakilan pemerintah pusat soal lanjut atau
tidaknya pabrik PT Semen Indonesia di Rembang dalam rapat bersama Kantor
Staf Presiden (KSP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian BUMN,
lalu sikap KSP dan Kementerian BUMN memilih tidak menutup pabrik
PT Semen Indonesia yang sudah berdiri itu. 
Bahkan
setelah putusan MA, Gubernur Jawa Tengah belum menentukan sikap apakah
menghentikan atau melanjutkan pabrik semen di Rembang, dimana sudah
dibentuk tim melakukan kajian dan masih punya waktu hingga pertengahan
januari 2017 ini. 
Kemudian, lanjut Arief
berupaya menengarai dengan berpandangan bahwasanya mengenai dampak
setiap pembangunan Industri sosial ekonomi yang berimbas dampak sosial
ekonominya akan merugikan sebagian masyarakat, sambungnya lagi
menjelaskan dimana kondisi tersebut sesaat saja dan dirasa tidak bisa
dihindarkan. 
“Dimana ada masyarakat kehilangan
mata pencarian, kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan, akan
tetapi Pabrik Semen Indonesia yang dioperasikan di Rembang oleh
Perusahaan Semen milik BUMN sudah sangat punya pengalaman bagaimana
menangani dampak sosial dan ekonomi di masyarakat dimana beroperasinya
Pabrik semen BUMN,” imbuhnya.
“Maka
itulah saya jamin kalau dampak negatif akibat pengoperasian Pabrik
semen di Rembang akan bisa diatasi dan diminimalkan oleh PT Pabrik
Semen,” paparnya.
Selanjutnya, ungkap Arief
bahwa,”Patut diperhatikan pula lebih banyak dampak positif bagi
masyarakat sekitar  dengan pengoperasian Pabrik semen Indonesia di
Rembang seperti di daerah daerah dimana Pabrik semen milik BUMN itu
beroperasi,” Imbuhnya.

“Selain ada misi komersial, tiap BUMN diwajibkan menjadi motor pengerak ekonomi di masyarakat,” tukasnya.
Maka
itulah, Arief menjamin kalau masyarakat Rembang akan mendapatkan dampak
positif dari pengoperasian Pabrik Semen di sana, “Karena ada kewajiban
Pabrik Semen Indonesia untuk mengembangkan masyarakat sekitarnya untuk
hidup lebih baik nantinya dengan dana CSR mereka,” ujarnya.
Dimana
akan banyak pembangunan tumbuh dan ekonomi tumbuh di Rembang sejalan
dengan dioperasikannya Pabrik semen tersebut. Baik itu nantinya, seperti
usaha makanan dan minuman, hotel, pertokoan sembako, bengkel motor dan
mobil dan lain-lain.”Karena Pabrik semen itulah nanti akan menyerap
tenaga kerja yang sangat banyak,” ungkapnya.
“Akan
saya ingatkan pada BUMN semen itu agar dapat menampung masyarakat
Rembang yang diutamakan untuk bekerja di Pabrik tersebut, tapi
berdasarkan skill yang dimiliki masyarakat sesuai dengan jenis
pekerjaannya,” ujarnya.
“Dan
saya harap juga di masa yang akan datang, masyarakat Rembang nantinya
bisa menjadi pemegang saham Pabrik semen Rembang bila Pabrik semen itu
melantai di bursa saham indonesia,” tutupnya.[Nicholas]

Comment