by

Melalui Surat PN Jakut, Mendagri Nonaktifkan Koh Ahok

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menegaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti proses penonaktifan sementara bagi kepala daerah yang sudah berstatus terdakwa. Tapi penonaktifan akan dilakukan jika sudah ada nomor register dari Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut).

Hal itu dikatakan ketika menanggapi status terdakwa yang sudah disandang Basuki Tjahaja Purnama alias Kokoh Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama. “Prinsipnya, saya sebagai Mendagri akan segera memprosesnya,” kata Tjahjo di Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Seperti diketahui, kasus tersebut sudah bergulir ke pengadilan. Bahkan sidang pertama sudah dilakukan. Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum, menuntut Koh Ahok dihukum dengan ancaman 5 tahun penjara.

Terkait kasus Koh Ahok, Kemendagri masih menunggu nomor register perkara dari pengadilan. Karena nomor register perkara dari pengadilan itulah yang jadi dasar keputusan penonaktifan sementara kepala daerah yang sudah berstatus terdakwa.

Dasar hukum penonaktifan kepala daerah, kata Tjahjo, adalah Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah. Jadi, jika sudah ada nomor register perkara dan itu telah diterima kementeriannya, maka proses penonaktifan akan dilakukan.

Mengenai hak politik Ahok sebagai calon petahana, itu menjadi urusan Komisi Pemilihan Umum. Apakah, Ahok masih bisa berkampanye atau tidak, sepenuhnya kewenangan penyelenggara. Kementeriannya tak mengurusi itu. “Ya, terkait kampanye adalah hak KPU yang menilainya sebagai ketentuan atau peraturan KPU,” katanya.

Secara terpisah, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno menegaskan, meski sudah berstatus terdakwa Ahok tetap bisa mencalonkan. Artinya, pencalonannya tak otomatis gugur, hanya karena telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai gubernur.

Berbeda jika sudah berstatus terpidana atau sudah ada keputusan yang bersifat inkrah. Hak Koh Ahok sebagai calon tentu akan dicabut atau batal, karena tak memenuhi syarat. Namun kalau masih berstatus terdakwa, Ahok masih bisa ikut Pilkada.[TB]

Comment

Rekomendasi Berita