by

Menkumham Bersama Gubsu Hadiri Sinode XIII Dan HUT Ke- 65 Gereja ONKP

Menkumham, Gubsu dan tokoh masyarakat saat hadiri sinode XIII dan HUT Gereja ONKP Nias Barat.[S.Gulo/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS BARAT – Pelaksanaan Sinode XIII dan HUT ke- 65 Gereja ONKP di hadiri Menkum Ham Yasonna H Laoly, SH, M.Sc., PhD bersama Ketua Umum PGI, Gubernur Sumatera Utara Ir. Tengku Eri Nuradi, M.Si, anggota DPR RI Marinus Gea dan tokoh masyarakat Nias Barat yang ada di Jakarta Firman Jaya Daeli, yang dilaksanakan di Gereja Lasara Onolimbu Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat, Selasa (11/04)

Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Panitia Sidang Sinode XIII dan HUT ke-65 Gereja ONKP pada penyampaiannya mengatakan, bahwa kerinduan masyarakat Kabupaten Nias barat atas kehadiran Menkumham dan Gubsu di wilayah ini terjawab sudah, sekaligus dapat melihat langsung kondisi jalan yang harus dilalui dari Gunungsitoli menuju Nias Barat yang membutuhkan petunjuk khusus tentunya, dari Gubernur Sumut.

Selain mengharap perhatian Gubsu akan kondisi jalan menuju Nias Barat, Bupati Faduhusi Daely juga meyakinkan Menkumham RI bahwa di wilayah Nias Barat ada delapan pulau terluar yang tentunya butuh perhatian, dan bila mana Pemerintah Pusat punya program dalam hal pembangunan wilayah ini, maka seluruh masyarakat Kabupaten Nias Barat siap mendukung sepenuhnya.

Pada kesmpatan tersebut, Bupati Faduhusi Daely menyampaikan cenderamata dari masyarakat Nias Barat kepada Menkumham Yasonna H Laoly, Gubernur Sumut, Ketua Umum PGI dan Anggota DPR RI, berupa Baju Kebesaran Adat Pulau Nias yang turut disaksikan Kepala Daerah Kabupaten Kota se- Kepulauan Nias.

Sementara itu Menkumham Yasonna H Laoly, pada sambutannya mengatakan, bahwa kehadirannya pada Sinode ke XIII dan HUT Gereja ONKP ke-65, merupakan satu kehormatan besar baginya, “bahkan ketika panitia datang ke ke Kantor saya di Jakarta, sungguh saya bahagia sekali dan langsung mengambil keputusan untuk menghadiri event tersebut”, ujar Yasonna H Laoly.

Lebih lanjut Yasonna mengatakan bahwa sesuai thema Sinode, “Tuhan Mengangkat Kita dari Samudera Raya” yang artinya kita bangun dan berbenah diri menuju kemenangan dan apabila dikaitkan dengan pelaksanaan Sinode, maka dapat menghasilkan pokok-pokok pikiran yang nantinya diharapkan bisa membangun Gereja dan masyarakat itu sendiri.

Seiring dengan itu, menurut Yasonna bahwa thema tersebut juga mengingatkan kita akan tumbuhnya iman bersama kemandirian Gereja dan keutuhan Bangsa adalah, merupakan harga mati, sehingga pembangunan iman adalah salah satu cara membangun moral masyarakat dengan harapan bahwa Sinode ini dapat memikirkan kembali peran Gereja untuk ikut serta membangun bangsa.

Maka untuk itu, menurut Yasonna Laoly, bahwa refolusi mental, kerja keras dan gotong royong serta budaya bangsa adalah, instrumen yang mampu menolong kita dalam penerapan refolusi mental dan spritual agama menjadi pegangan utama bangsa disaat berbagai tantangan menghadang.

Ditempat yang sama Gubsu Tengku Eri Nuradi mengatakan bahwa, Sidang Sinode Gereja ONKP kali ini sangat bermakana bagi kita, dalam hal kesinambungan Gereja ONKP ke depan dengan harapan agar mampu melahirkan gagasan baru dalam membangun Provinsi Sumatera Utara.

Selain itu, menurut Gubsu bahwa tugas dan tanggung jawab Gereja dalam pembangunan bangsa cukup kompleks dan strategis, dalam kaitannya membangun kemandirian bersama. Oleh karena itu, Gubsu mengajak seluruh hadiri untuk bertermakasih kepada para pendiri ONKP, karena mereka telah mengawali sarana tumbuhnya iman kita sebagai warga negara, khususnya di wilayah ini. (S.Gulo)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =

Rekomendasi Berita