Muhammadiyah Gandeng Monash University Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Riset

Pendidikan22 Views

 

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjalin kerja sama strategis dengan Monash University Australia melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), sekaligus memperluas jejaring akademik internasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan kemajuan sebuah institusi harus dibarengi dengan kemauan untuk terus belajar dan membuka diri terhadap pengalaman serta praktik terbaik dari berbagai pihak.

“Ciri orang maju adalah mau belajar dari orang lain dan tidak malu untuk belajar, meskipun merasa sudah maju,” ujar Haedar sebagaimana disampaikan melalui akun Facebook pribadinya.

Menurut Haedar, keberhasilan suatu lembaga tidak hanya ditentukan oleh capaian yang telah diraih, tetapi juga oleh kemampuan membangun kolaborasi dan mengadopsi berbagai inovasi yang berkembang di tingkat global.

Ia menilai Muhammadiyah memiliki modal besar untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui sektor pendidikan tinggi. Saat ini Muhammadiyah memiliki 164 perguruan tinggi yang didukung sekitar 20 ribu dosen dan hampir 700 ribu mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia.

“Dengan kekuatan tersebut, Muhammadiyah memiliki potensi besar menjadi salah satu kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi,” kata Haedar.

Melalui kerja sama dengan Monash University, Muhammadiyah berharap dapat meningkatkan kapasitas akademik, memperluas kolaborasi riset internasional, serta memperkuat daya saing lulusan PTMA di tingkat global.

Sumber: Panjimas

Comment