by

Paket Kegiatan Jalan Beton Desa Carenang Dinilai Gagal Konstruksi

RADARINDONESIANEWS.COM, TANGERANG – Paket kegiatan Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Desa Carenang Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Tahun 2016 menuai sangsi.

Pasalnya, kegiatan betonisasi jalan sepanjang 267 M2 dengan lebar 6 M2 tersebut terkesan dikerjakan asal jadi. Terlihat pada pemadatan kondisi awal tanah yang belum maksimal /screening pengerasan hamparan batu, amanat keterbukaan informasi publik pada UU No. 14 Tahun 2008 yang terabaikan semakin menambah kesan tertutup dan ada yang ditutupi.

Terbukti, belum selesai proyek tersebut dirampungkan, kini kondisi beton yang telah telah terpasang sebagian sepanjang 100 M2 itu sudah retak – retak patah hingga dasar melebihi tekstur rambut.

Ditemui di lokasi kegiatan, Senin, (07/11), Dani,  Assisten Pengawas Teknis Kegiatan Dinas kepada Radar Indonesia News mengatakan bahwa dirinya tak bisa memastikan jika hasil yang nampak tersebut masuk dalam kategori.

“Kebetulan saya yang mendapatkan tugas dari kantor untuk mengawasi, mengecek keadaan pekerjaan disini. Posisi beton yang retak menurut saya bukan retak rambut tapi retak beton, itu pekerjaan pertama di pengecoran sepanjang 100 M2 dan kebetulan saat itu saya tidak hadir karena ada kegiatan di luar kota. Saya tidak bisa memastikan hal itu, namun data dan dokumentasinya sudah kami ambil”, Ucapnya.

Ditanya mengenai keseluruhan pada paket kegiatan tersebut, Dani mengakui tak mengetahui secara pasti detailnya namun akan berkoordinasi dengan pihak pihak pimpinan pengawas di kantor dinas.

“Setahu saya harusnya papan informasinya sudah terpasang tapi mungkin kontraktornya belum sempat. Saya tidak tahu secara detail nama pemenang kontraktor dan angggarannya, setahu saya kegiatan ini sebenarnya sempat terhenti. Waktu itu baru dalam tahap pekerjaan perataan tanah. Menurut informasi pihak kontraktornya fokus kepada kegiatan proyek yang lain dulu. Kebetulan sekarang ini saya belum bertemu dengan konsultan atau pelaksananya. Silahkan tanya langsung saja kepada pihak pekerja. Sekali lagi mohon maaf mungkin nanti pihak pengawasnya yaitu Pak Nuruddin saja yang menjelaskan, kalau berkenan nanti dilain waktu kita bisa bertemu lagi di Kantor.”,Tutupnya.

Informasi yang dihimpun, Naran disebut sebagai pelaksana kegiatan pada proyek,  itupun kala itu tidak berada dilokasi. Berhasil dihubungi via celullernya, Naran, warga Kronjo Tangerang itu mengaku dirinya pun tak mengetahui secara detail keseluruhan paket kegiatan tersebut.

“Saya sedang di rumah pak di Kronjo, kebetulan sedang ada keperluan keluarga, waduh, saya tidak tahu nama perusahaan dan anggaran jelasnya berapa. Saya memang pelaksananya tapi hanya sebagai suruhan Bos Wahyu saja. Nanti saja jika ingin bertemu, nanti saya kabari dulu Bos Wahyu nya. Bagaimana kalau besok, nanti kita atur baiknya gimana, tolong jangan sampai naik berita dulu lah “, Tutupnya singkat.

Beton dengan karakteristik K350 haruslah menjadi mutu kualitas luar biasa pada akses mobilisasi warga penghubung antara wilayah Kabupaten Tangerang Dan Kabupaten Serang.

Diketahui, perusahaan konstruksi jalan beton tersebut bernama CV. Wembel Kontraktor. Meski faktor hidrasi beton yang selalu disalahkan, harusnya pihak dinas terkait dan konsultan dapat mengetahui karakteristik jalan dan beton tersebut secara keseluruhan, jangan sampai terkesan menghamburkan anggaran negara karena dinilai gagal konstruksi.[Adhi]

Comment

Rekomendasi Berita