by

Penertiban Sewenag-wenang Oleh Dishub Timbulkan Protes dan Kericuhan

Penertiban oleh dishub yang dianggap sewenang-wenang timbulkan kericuhan.[Dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kericuhan terjasi saat penertiban yang dilaksanakan Sudin Perhubungan Kota Jakarta Pusat bersama tim gabungan aparat di Jalan Paseban Raya Jakarta Pusat. Senin (18/12/2017).



Sejumlah kendaraan di bahu jalan langsung di eksekusi tanpa pandang bulu, sehingga terjadi saling ngotot antara pemilik kendaraan dengan petugas.



Kericuhan akibat penertiban tersebut terjadi saling mengotot, tepatnya di depan jalan rumah Ketua Dewan Kota Ferry Iswan. Alhasil beberapa mobil tamu salah satu ormas LAKRI yang sedang bertamu di kantor Sekretariat Dimensi Centre oleh pihak petugas langsung diderek.
Ical (LAKRI), salah satu pemilik ngotot dan meminta petugas tidak semena – mena menjalankan perda, masalahnya harus dilihat dan bisa memilah kasus mobil parkir, tukasnya. 
“Masak lagi bertamu di rumah Ketua Dewan Kota diangkut juga, padahal kami lagi bicarakan kewilayahan terkait persoalan Jakarta”, ucap Ical
Ketua Dewan Kota Ferry Iswan dengan reaksi keras menyatakan, ketika gubernur Anies Baswedan menekankan penegakan Perda dengan cara – cara humanis, ternyata masih banyak oknum pemda khusus di Dinas perhubungan DKI yang belum move on dari tupoksi penertiban secara elegan dan santun.
Faktanya lajut Ferry, di lapangan dengan melibatkan oknum Pomal dalam penindakan terhadap dugaan pelanggaran tanpa penunjukan surat tugas dan maksud dari penertiban tersebut.” tegas Ferry.
Ia sempat menanyakan, apa dasar pelanggaran dan yang lebih fatal lagi saat ada penyitaan atas barang bukti tanpa diberikan berita acara penahan barang bukti.
Hal ini menujukan adanya indikasi dan masih banyak oknum Pemda yang belum ihlas menerima kepemimpinan Gubernur baru yang saat ini memimpin Kota Jakarta, kata Ferry sambil dirinya menuding penertiban mobil derek bukan suatu solusi.[]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + seven =

Rekomendasi Berita