by

Proyek Kereta Cepat Iran 400 Km hanya Rp 2,7 miliar USD, Indonesia 142 Km Rp5,5 miliar USD

(foto: beritasatu)-
Proyek Kereta Cepat Jakarta-bandung Sepanjang 142 Km diharapkan
mampu melesat 250-300 Km/jam. Sementara Iran dengan biaya lebih murah
Tehran-Isfahan sepanjang 400 Km ditargetkan melesat hingga 350 Km/jam.
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ternyata bukan hanya Indonesia yang tengah
mengerjakan proyek kereta cepat bekerjasama dengan China dalam
pembangunannya. Dikabarkan Iran juga sedang mengerjakan proyek kereta
cepat Tehran-Isfahan sepanjang 400 km. senilai Rp2,73 miliar dolar AS,
yang akan menempuh jarak tempuh 400 kilometer dari ibukota Tehran menuju
kota Isfahan. Sementara Jakarta-Bandung dibangun sepanjang 142 Km
dengan biaya yang jauh lebih mahal Rp5,5 miliar dolar AS.


Mengutip Rmol, Jalur kereta api tersebut dibangun oleh China Railway
Engineering Corporation yang bekerja sama dengan perusahaan konstruksi
Iran, Khatam Al Anbia. Proyek ini diperkirakan rampung pada empat tahun
ke depan, demikian laporan Tradearabia.Com mengutip Tehran Times. KA
cepat rute Tehran-Isfahan dirancang bisa melesat dengan kecepatan 350 km
per jam.


Bank Industri dan Pertambangan Iran akan menyiapkan 1,8 miliar dolar
AS dari total pembiayaan melalui China Export and Credit Insurance
Corporation (Sinosure) untuk proyek tersebut.


Sementara, Proyek kereta cepat di Indonesia juga tengah dimulai
dengan mengambil rute Jakarta-Bandung sejauh 142 kilometer. Dengan biaya
yang lebih mahal (5,5 miliar dolar AS), pencanangannya sudah dimulai
pada bulan Januari 2016 ini.


Sebelumnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dan China
meresmikan rencana besar pembangunan kereta cepat (High Speed
Railway/HSR) Jakarta-Bandung. HSR direncanakan mulai dibangun awal 2016
dan selesai triwulan I-2019.


tahap Pengerjaannya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia dan
BUMN China membentuk anak usaha patungan bernama PT Kereta Cepat
Indonesia China. Kerjasama ini dilakukan melalui anak usaha BUMN, PT
Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan China Railway International Co.
Ltd. PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) adalah perusahaan patungan
konsorsium BUMN Indonesia terdiri dari PT Wijaya Karya, PT Kereta Api
Indonesia, PT Jasa Marga dan PT Perkebunan Nusantara VIII.


Pimpinan PSBI yang juga Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol
pernah mengatakan bahwa kereta cepat (High Speed Railway/HSR)
Jakarta-Bandung ini berkecepatan 250 sampai 300 Km/jam yang artinya jauh
di bawah Iran yang dilaporkan akan melesat hingga 350 Km/jam yang
dibangun di tahun yang sama.


Maka menjadi menarik, untuk jarak yang jauh lebih Panjang, 400 Km,
Iran mengeluarkan biaya yang lebih sedikit. Sementara Indonesia
keluarkan biaya lebih mahal. Perbandingan biaya yang Jomplang ini
mengolah pertanyaan Apakah Ada “Mark-up” dalam proyek tersebut? (Hw360).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − seventeen =

Rekomendasi Berita