by

Ret Reat Akbar Pemuda KINGMI di Meepago Berjalan Lancar

Panitian kegiatan Ret-Reat, Yan Pekei(tengah).[Christian Degei/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, NABIRE – Lima kabupaten kota yang termasuk dalam wilayah Meepago telah mengadakan kegiatan Ret-Reat Akbar Pemuda KINGMI dengan thema “Pemuda Kingmi Bangkit Berubah Menjadi Penentu Masa Depan” dengan Subthemanya “Melalui Ret-Reat Akbar Pemuda KINGMI Membenahi dan Menatap Diri Untuk Memastikan Masa Depan”. Sangat bersyukur karena kegiatan Ret-Reat Akbar Pemuda KINGMI di Meepago berjalan aman dan lancar. Kegiatan ini berjalan selama tiga hari. Hal itu disampaikan ketua panitia Yan Pekei kepada awak media di Nabire, Rabu (04/07/2018).

“Kegiatan Rer-Reat ini diikuti sebanyak 3.500-an peserta dan dari utusan klasis sebanyak 100-an peserta dan dalam sisi koordinator 50 peserta dan lainya dapat dijumlahkan secara keseluruhan sebanyak 3.500-an. Sebanyak 3.500-an peserta tersebut, dalam hari pertama hanya memberikan arahan berupa persiapan diri dalam menyikuti berupa cerama dan hari kedua mengadakan kegiatan bimbingan konseling kepada peserta,”kata Pekei kepada awak media di Nabire.

Menurut Pekei, Ret-Reat ini bertujuan agar para peserta mampu bersaing dan memberikan pandangan positif membangun gereja dan dalam relasinya diharpkan sumber daya manusia yang manpu bersaing membangun sesama manusia. Ret-Reat Akbar ini berlangsung di Nabire selama tiga hari dan hendaknya para peserta dapat memiliki pola pikir yang berbeda dari sebelumnya.

“Kegitan ini berjalan lancar selama tiga hari dan sistem pembinaan kegiatan ini sesuai dengan thema yang hendak maki tentukan dan sesuai dengan thema ini para peserta memiliki harapan baru dalam membenahi dan menatap diri untuk memastikan kehidupan masa depan,”jelasnya.

Dirinya mengharapkan, melalui thema Sinode KINGMI ini para peserta mempunyai sasaran dan tujuan tertentu untuk masa depan mereka untuk membangun dan melanjutkan tugasnya masing-masing via thema “Pemuda Kingmi Bangkit Berubah Menjadi Penentu Masa Depan”

“Setiap pemuda KINGMI diharpkan mengoreksi diri dalam proses pelaksanaan yang akan dilalui dan diharapkan pula mempengaruhi sesama yang lain dengan tindakan positif yang akan dimilikinya melalui kegiatan-kegiatan ini. Dan jangan lupa memperjuangkan karya membangun nama Tuhan melalui pelayanan kepada sesama via tugas yang diperolehnya.”tuturnya.

Pelbagai materi yang hendak diberikan dalam kegiatan ini di antaranya hari pertama pembukaan dibuka dengan ceramah  dari Sinode dan apartement kedua memberikan thema tentang injil dan proses persiapan dan hari kedua hendak memberikan kegiatan bimbingan konseling yang dipimpin oleh 90-an lebih hamba Tuhan dengan harapan harus meruba diri untuk membangun dan menatap diri masa depan.[Kristianus Degey]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine − 6 =

Rekomendasi Berita