by

Rina Tresna Sari, S.Pdi: Memilih Sekolah Ideal Untuk Anak.

Rina Tresna Sari, S.Pdi
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Salah satu pihak yang berperan dalam proses pendidikan anak adalah sekolah, selain orang tua dan juga lingkungan masyarakat. Keberadaan tiga pihak ini tidak bisa dipisahkan. Bahkan baik buruknya masa depan anak tak bisa dipungkiri  ditentukan oleh baik tidaknya pendidikan yang diberikan orangtua, sekolah dan juga lingkungan sekelilingnya. 
Pihak yang memiliki kewajiban pertama dan utama dalam mendidik anak adalah orangtua, baik secara langsung maupun mewakilinya kepada pihak lain,apabila orang tua abai terhadap pendidikan dasar yang benar bagi anak-anak mereka, maka Allah akan meminta pertanggung – jawaban atas kelalaian ini. Allah Swt memerintahkan kepada setiap orang beriman untuk menjaga dirinya dan keluarganya termasuk anak-anaknya dari api neraka(QS at-tahrim [66]:6).
Sekolah adalah pelengkap proses pendidikan yang diberikan orangtua di rumah. Dalam islam, sekolah diperlukan untuk melahirkan para ahli ilmu pengetahuan, para pemimpin mukhlis yang cerdas, para ahli ijtihad dan ahli fikih, ahli teknik yang mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi, di mana para ahli ini diperlukan oleh umat untuk kesejahteraan hidup dan kejayaan umat di mata dunia. Karena itu sekolah wajib dibingkai dalam sebuah sistem pendidikan yang memiliki visi dan misi untuk kesejahteraan  dan kebangkitan umat.
Hanya saja dalam kondisi sekarang yang tidak dinaungi oleh sistem Khilafah Islam tidak memiliki sistem pendidikan sebagaimana yang dituntut Islam sepenuhnya. Karenanya orangtua harus cermat memilih sekolah untuk masa depan anak-anak. Setidaknya pilihlah yang mendekati gambaran yang dikehendaki syariah Islam meski belum ideal sepenuhnya. 
Dalam sistem pendidikan Islam, akidah Islam haruslah menjadi azas pendidikan. Dalilnya adalah apa yang dilakukan Rasulullah saw. Beliau pertama kali mengajak kaumnya untuk menganut akidah islam, kemudian baru mengajari mereka dengan hukum-hukum Islam. Adapun tujuan pendidikan dalam islam adalah mewujudkan kepribadian Islam, selain meningkatkan penguasaan sains dan teknologi yang diperlukan dalam kehidupan. 
Dalam kondisi sekarang di mana sistem pendidikan dikuasai sistem sekular-kapitalis, memang tidak mungkin menemukan sekolah ideal sebagai mana yang terdapat dalam sistem pendidikan islam. Namun hal itu bukan berarti bahwa orangtua boleh menyerahkan anaknya ke sembarang sekolah, tentunya kita sebagai orang tua perlu mempertimbangkan dan mencari sekolah dengan penilaian kelayakan sebagai berikut:
1. Visi dan misi
Pilihlah sekolah yang memiliki visi dan misi pendidikan Islam yaitu membentuk kepribadian Islam, menanamkan tsaqafah islamiyah, terdepan dalam sains dan teknologi. Serta menyediakan perangkat pembelajaran yang bertujuan bagi pengembangan diri siswa untuk menjadi para calon pemimpin umat. 
2. Manajemen sekolah
Sekolah yang baik tentunya akan memiliki manajemen yang baik dalam proses kegiatan pembelajaran,pengawasan dalam pelaksanaan tata tertib, standar keberhasilan yang terukur, dan kegiatan-kegiatan yang menunjang keterampilan para anak didik. 
3. Kurikulum pembelajaran
Karena keberadaan kurikulum dalam sebuah sekolah sebagai jantungnya pendidikan, karenanya sekolah yang baik memiliki kurikulum yang mengarah pada tercapainya visi dan misi pendidikan. 
4.sumber manusia yang profesional
SDM yang profesional sangatlah menentukan keberhasilan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Dalam Islam SDM yang profesional adalah orang-orang yang memiliki kafa’ah(kemampuan dan kapabilitas), himmah (etos kerja) dan sikap amanah(tanggung jawab). SDM yang dimaksud adalah semua orang yang terlibat dalam kegiatan sekolah dari mulai kepala sekolah, guru, staf administrasi, sopir jemputan, penjaga sekolah, sampai petugas kebersihan. 
Mereka adalah orang-orang yang akan berinteraksi dengan anak, sehingga akan sangat mempengaruhi perkembangan dan pendidikan anak. Baik buruknya ucapan dan perilaku mereka akan menjadi contoh nyata bagi anak-anak. Di antara SDM yang paling banyak berhubungan dengan anak adalah guru karena itu guru haruslah orang yang berkepribadian Islam, dan memiliki ghirah keislaman sebagai ideologi. 
Di samping faktor-faktor penunjang sekolah ideal yang telah diuraikan, yang tidak kalah pentingnya adalah sekolah mefasilitasi adanya sinergitas anatara orangtua dengan pihak sekolah, sekolah yang baik akan selalu memberitahukan perkembangan anak di sekolah secara kontinu dan berkala kepada orangtua. Disamping orang tua pun harus pro aktif mencari informasi kepada pihak sekolah mengenai perkembangan dan keadaan anak. 
Sinergi yang terjalin tentunya akan menjauhkan sikap saling mengandalkan dan melimpahkan tanggung jawab kepada pihak lain. Juga akan menghindari kondisi saling menyalahkan ketika terjadi kasus yang tidak dikehendaki.karenya komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua, haruslah terbina secara baik, sehingga setiap masalah yang terjadi dapat dicarikan jalan keluarnya dengan tepat dan tidak berlarut-larut. 
Sekolah yang ideal diharapkan mampu menghasilkan generasi yang amanah, para calon pemimpin peradaban yang mulia.  Waallahua’lam bishowab.[]

Penulis adalah guru sekolah Tahfidz Plus, Khoiru Ummah,  Rancaekek, Bandung

Comment

Rekomendasi Berita