by

Sambut HUT Depok ke 19, Pokja Situ Jatijajar Gelar Lomba Mancing

RADARINDONESIANEWS.COM, DEPOK- Dalam rangka meriahkan Hari Jadi Kota Depok ke-19 yang akan diperingati pada 27 April, Pokja Situ Jatijajar menggelar event lomba mancing. Lomba digelar sebanyak dua kali di bulan April 2018, dipadati para penggila mancing dari Depok, Jakarta dan Bogor.
Antusias peserta begitu terlihat sejak awal gelaran lomba. Di dua gelaran lomba, sekitar 740 orang peserta terlihat padati area mancing menikmati sensasi tarikan ikan bawal sebanyak 3,5 ton dengan ukuran berfariasi di event pertama. Sebanyak 4 kwintal ikan bawal ditambah kembali pada event ke dua lomba.
Ketua Pokja Situ Jatijajar, Ega Taryono mengatakan kegiatan lomba sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Kini event lomba yang saat ini digelar, untuk lebih menperkenalkan situ pada para wisatawan sekaligus memeriahkan HUT Depok. Katanya Minggu,(15/4).
Dikatakanya, dalam satu bulan ini pihaknya telah mengelar dua kali acara serupa. Dari gelaran event setidaknya ada sebanyak 740 orang peserta lomba. Tiap event Pokja situ menyediakan 185 lapak, sejumlah hadiah berikut doorprise bagi para peserta lomba Memancing yang berasal dari berbagai wilayah seperti Jakarta dan Bogor. Total hadiah berikut doorprise yang disediakan jumlahnya capai Rp.21 juta berikut doorprise untuk 20 orang peserta.
 Di area situ yang dilombakan, lanjut Taryono, sebelumnya ditanam ikan jenis bawal sebanyak 3.5 ton. Sedang, dari ikan sisa event pertama ditambah sebanyak 4 kwintal dengan ukuran berfariasi. “Bobot ikan yang saat ini dilombakan ukuranya antara kurang dari satu kilogram sampai ukuran berat 12 kilogram per-ekor. Jelasnya.
Selain sebagai perayaan HUT Depok, Taryono menuturkan event ini juga sebagai upaya memaksimalkan fungsi situ. Dengan begitu, makin banyak wisatawan yang mengenal salah satu situ di Depok yang panorama alamnya dikenal bersih, indah dan asri ini.
Sekertaris Pokja Situ Jatijajar, Iwan Arba mengatakan lomba pertama tiketnya sebesar Rp.350 ribu dan sebesar Rp.150 ribu untuk sesi lomba ke dua. Satu tiket untuk dua orang peaerta, dua joran pancing. Dalam sesi pertama lomba, hadiah ikan terberat pertama dapat Rp.5 juta. Dalam sesi lomba berikutnya hadiah ikan terberat pertama diturunkan jadi Rp.2,5 juta. Total doorprise untuk 20 peserta dan pemenang lomba dibayar tunai usai gelaran lomba. Jelasnya.
“Bobot ikan terberat yang didapat peserta di sesi lomba ke dua, ukuran sampai 8,3 kilogram. Sesi pertama, ikan terberat bobotnya 5,7 kilogram. Usai waktu lomba, ikan seberat 9 kilogram berhasil didapat salah satu peserta yang juga warga Jatijajar,” jelasnya. (Ko)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =

Rekomendasi Berita