RADARINDONESIANEWS. COM, BANDAR LAMPUNG – Seluruh lulusan SMAN 14 Bandar Lampung tahun 2026 berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan negeri. Capaian 100 persen tersebut merupakan hasil dari strategi pembinaan yang dilakukan secara terencana sejak para siswa duduk di bangku kelas X.
Kepala SMAN 14 Bandar Lampung, Hendra Putra, yang mulai menjabat pada Februari 2025, membawa visi bahwa sekolah menengah atas bukanlah tujuan akhir pendidikan, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih luas.
Dengan waktu sekitar 15 bulan sebelum kelulusan angkatan berikutnya, Hendra bersama jajaran sekolah menyusun berbagai program untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sejak kelas X, sekolah melakukan pemetaan potensi siswa secara sistematis. Setiap siswa dianalisis berdasarkan kemampuan akademik, minat, serta peluang terbaik yang dapat ditempuh untuk masuk perguruan tinggi.
Siswa yang dinilai memiliki peluang besar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) mendapatkan pembinaan khusus. Sementara itu, siswa yang lebih berpotensi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) diarahkan mengikuti program pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Adapun siswa yang memiliki keunggulan di bidang keagamaan, termasuk para penghafal Al-Qur’an, juga dibimbing untuk memanfaatkan berbagai jalur masuk perguruan tinggi keagamaan negeri.
“Prinsip kami sederhana, tidak ada siswa yang berjalan tanpa arah dan tidak ada yang tertinggal tanpa pendampingan,” ujar Hendra.
Memasuki semester akhir kelas XII, sekolah meningkatkan intensitas program persiapan masuk perguruan tinggi. Kegiatan pembelajaran reguler dikurangi dan diganti dengan berbagai program penguatan akademik, termasuk latihan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), lima kali simulasi ujian, serta evaluasi berkala terhadap kemampuan masing-masing siswa.
Pendampingan dilakukan secara personal sehingga setiap siswa memperoleh strategi belajar yang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Dari total lulusan tahun ini, sebanyak 153 siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN, 70 siswa melalui SNBP, 54 siswa melalui SNBT, dan tujuh siswa melalui jalur prestasi khusus.
Meski menempuh jalur seleksi yang berbeda, seluruh lulusan berhasil memperoleh tempat di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi keagamaan negeri sesuai minat dan potensi masing-masing.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Capaian 100 persen lulusan masuk PTN merupakan hasil dari perencanaan yang matang, pendampingan yang berkelanjutan, serta keyakinan bahwa setiap siswa memiliki peluang untuk meraih kesuksesan melalui jalannya sendiri.
Dalam waktu sekitar 15 bulan, visi yang dibawa kepala sekolah baru itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi telah menjelma menjadi prestasi nyata yang mengantarkan ratusan siswa SMAN 14 Bandar Lampung melangkah ke gerbang perguruan tinggi negeri.[]














Comment