by

Aksi Mayday 2018 Di Depan Istana Negara, Presiden KSPI Serukan Tritura Plus

Buruh saat aksi May Day i depan istana negara.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS. COM, JAKARTA – Ratusan ribu massa aksi buruh gelar aksi saat momen hari buruh Internasional ‘MayDay’ di depan Istana Negara, Selasa (1/5).

Saat aksi mogok kerja tersebut kaum buruh meliburkan diri untuk menyampaikan tuntutan Tritura Plus yang diikuti hampir satu juta buruh sedari 25 propinsi dan 200 kab kota di seluruh Indonesia.

Untuk aksi di istana negara Jakarta ada 150 ribu buruh se-jabodetabek Serang, Karawang, Purwakarta dimana peserta massa aksi akan long march ke depan Istana Presiden. Seperti diketahui, aksi mayday juga serempak di lakukan di seluruh Indonesia seperti Surabaya 50 ribu buruh se Jatim di depan kantor Gubernur, lalu sebanyak 15 ribu buruh se Jateng di depan kantor gubernur, 15 ribu buruh se Kepri di depan kantor walikota Batam, dan dua (2) ribu buruh Aceh,10 ribu buruh Sumut, ribuan buruh Jawa Barat, dan lain lainnya akan melakukan aksi di depan kantor Gubernur masing masing. 

Terkait itulah, KSPI menyatakan ‘mayday is not fun day… mayday is not holiday…. mayday is struggling of labour issue’.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyerukan,”TRITURA plus yaitu tiga tuntutan buruh dan rakyat. Pertama (1), turunkan harga beras, litrik, BBM, Bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi, kedua (2) Tolak upah murah, cabut PP no 78/2015 tentang pengupahan, termaktub dalam KHL 84 item,” serunya saat berorasi di tengah lautan massa aksi buruh siang tadi. Jakarta 

“Tuntutan ketiga kami ialah, tolak Tenaga Kerja Asing (TKA) buruh kasar dari China. Cabut perpres no 20/2018 ttg TKA,” tandasnya.

Setelah Tritura tersebut di atas, Iqbal menambahkan ‘Plus’nya adalah hapus outsourcing dan pilih presiden RI 2019 yang pro buruh.

Iqbal, menjelaskan di mana sebagai contoh permisalannya  saja, kebutuhan pokok berasa saja mahal di Indonesia.”Beras mahal ga? upah rata rata buruh Vietnam 181 USD per bulan. Harga beras di Vietnam kira kira 4.600 rupiah. Upah rata rata buruh Indonesia 174 USD, harga beras di Indonesia 11.000 rupiah,” urainya.

“Di Indonesia, harga berasnya tiga(3) kali lipat harga beras di Vietnam. Upah di Vietnam lebih tinggi dari Indonesia, benar – benar ga masuk akal,” cetusnya.

Padahal, menurut majalah Forbes, menyebutkan orang terkaya meningkat tiga (3) kali, namun harga beras bagi rakyat kecil kenapa semakin mahal harganya.”Maka itu, jangan mau pilih Presiden kalau tidak mau cabut PP78. Naiknya gaji setahun tidak seiring harga beras,” tukasnya.

“Sudah tahu PHK dimana mana, malah Pemerintah memudahkan buruh China snskliled Worker masuk ke Indonesia. Maka itulah GantiPresiden !,” lontarnya.

Terakhir pemerintahan SBY turun Outsourching 30-40 %, namun kini malahan meningkat 60%, demikian kata Iqbal.

“Setelah dari sini kita jangan pulang, semua ke Istora Senayan. Kita menyatakan Tritura Plus.

Adapun, saat gelaran aksi buruh nampak turut hadir, Prof. Yusril Ihza Mahendra, Pakar Hukum Tata Negara terkemuka. Yusril yang berkesempatan memberikan pernyataan,”Yang sangat dimungkinkan dengan keberadaan Perpres 20/2018, yang mana mempermudah TKA. Padahal sebelumnya sudah ada peraturan yang mempermudah, malah dipermudah lagi,” paparnya.

“Banyak negara investasi di negara Kita. Korea, Singapura, AS, kita setuju dengan TKA, sebenarnya cukuplah dengan tenaga di tingkat management saja,” ungkap Yusril

“Mengapa kita protes dengan TKA, seyogyanya Pemerintah mestinya tidak berpihak pada pemilik modal, namun berpihak pada rakyat,” ujar Yusril lagi

“Saya bersedia mewakili persoalan ini, dan bawa ke MA. Dan memohon MA membatalkan, yang bertentangan dengan aspirasi tenaga kerja, bertentangan dengan UUD45,” paparnya.

“Tolong jangan ada intervensi, kita siap adu argumen. Kalau Pemerintah tidak bersedia membatalkan Perpres 20/2018, maka kedepan MA diharapkan dapat membatalkan Perpres 20/2018,” tukas

“Saya akan membantu untuk menyelesaikan dengan cara cara konstitusional dan cara cara hukum,” pungkasnya [Nicholas]

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + sixteen =

Rekomendasi Berita