by

Anak Malas Belajar, Yang Dilakukan Ayah Ini Sungguh Kejam

Ilustrasi Photo | Copyright Thinkstockphotos.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Setiap orang tua, pasti menginginkan buah hatinya menjadi seorang
anak yang cerdas, rajin, penurut dan memiliki segudang prestasi. Meski
begitu, setiap orang tua juga harus mau bersabar dalam mendidik buah
hati dan jangan sampai membuatnya depresi karena aturan-aturan tegas
juga ketat dari orang tua. Memang, memiliki anak yang berprestasi sangat
menyenangkan, tapi, akan lebih menyenangkan lagi ketika memiliki anak
yang bahagia dengan apa yang dijalaninya.

Untuk setiap orang
tua, pastikan untuk tidak berlaku kasar apalagi sampai melukai anak
walau hal itu dilakukan demi kebaikan anak. Jangan pula, tega menyakiti
anak saat anak susah diatur, susah dididik dan susah untuk diarahkan
seperti halnya yang dilakukan oleh seorang anak di Jepang berikut ini.
Dikutip dari laman asiantown.net, seorang ayah di Jepang yang
diketahui bernama Kengo Satake baru saja dijebloskan ke penjara karena
ia terbukti telah membunuh buah hatinya sendiri.

Anak bisa sekolah di sekolah terbaik adalah kebanggaan besar setiap orang tua | Photo: Copyright asiantown.netAnak bisa sekolah di sekolah terbaik adalah kebanggaan besar setiap orang tua | Photo: Copyright asiantown.net


Pembunuhan
ini terjadi beberapa waktu yang lalu di rumahnya. Dari beberapa laporan
yang ada, Kengo membunuh buah hatinya dengan cara menusuk buah hati
menggunakan sebilah pisau. Mengenai alasan pembunuhan, Kengo mengaku
bahwa ia menusuk buah hatinya karena ia kesal buah hatinya yang masih
berusia 12 tahun tersebut malas belajar. Sungguh suatu alasan yang
sangat tidak masuk akal dan begitu disayangkan.

Saat ditangkap
polisi dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, Kengo mengatakan
bahwa ia tidak sengaja menusuk buah hatinya. Ia awalnya hanya ingin
membuat buah hatinya mau belajar karena buah hatinya harus menjalani
ujian masuk sekolah lanjutan beberapa hari ke depan. Namun, sang anak
tak kunjung belajar dan ia pun tetap asik bermain. Merasa kesal dengan
apa yang dilakukan buah hati, Kengo lantas mengambil sebilah pisau dapur
dan menusukkannya tepat di dada buah hati.

Sesaat setelah
kejadian penusukan ini, buah hati Kengo sempat dilarikan di rumah sakit
guna mendapatkan perawatan intensif. Sayang, darah yang keluar dari
tubuhnya sangat banyak dan ia pun meninggal dunia. Saat insiden tragis
ini terjadi, sang ibu sedang bekerja di luar rumah. Sementara Kengo, ia
memang dikatakan sering memarahi buah hatinya agar ia mau belajar dan
lolos ujian tes masuk sekolah terbaik di Jepang.


Untuk
persaingan masuk sekolah terbaik di Jepang memanglah sangat sulit dan
ketat. Karena itu, tidak heran jika banyak orang tua menuntut anak untuk
bisa masuk ke sekolah ini. Bagi orang tua, bisa masuk ke sekolah
terbaik adalah prestasi luar biasa dan ini bisa menentukan prospek masa
depan anak. Ini juga merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan
tersendiri.

Ladies, kita semua tentu berharap bahwa insiden
seperti ini tak pernah terjadi lagi ya. Apapun dan bagaimanapun
kemampuan anak, setidaknya setiap orang tua harus menerimanya dengan
baik. Sangat diharapkan pula, agar setiap orang tua mau memahami
kemampuan anak dan tidak terlalu memaksa anak untuk menjadi yang pertama
atau juara. Sadar atau tidak, setiap anak pasti memiliki kelebihan dan
kemampuan masing-masing yang begitu mengesankan meski ia tak sekolah di
sekolah terbaik atau ia tak pernah juara dalam bidang akademik
sekalipun.[vem]

Comment

Rekomendasi Berita