by

Dipandang Sebelah Mata Memang Menyakitkan Tapi Tetaplah Tersenyum

Ilustrasi: Pramesti.[radarindonesianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Tak semua orang bisa memahami dan
mengerti kita. Ada saja yang menghakimi atau melihat kita dengan cara
meremehkan. Ada orang-orang yang membuat kita rendah diri. Membuat kita
merasa tak berharga di depannya. Dipandang sebelah mata oleh orang di
sekitar kita pastinya jadi pengalaman yang sangat menyakitkan hati.

Memang
ini jadi ujian sendiri. Saat kita dipandang sebelah mata, rasanya tak
ada yang lebih baik daripada menyikapinya dengan senyuman. Maksudnya tak
usah dimasukkan ke dalam hati. Alih-alih, jadikan sebagai “bahan bakar”
untuk memotivasimu melakukan sesuatu yang lebih hebat lagi. Saatnya
untuk menunjukkan bahwa kamu jauh lebih baik dari yang mereka sangka.
  • Jangan Membalas Api dengan Memberi Api

    Ada
    seseorang yang menyulut api emosi di hatimu. Dia memandang rendah
    dirimu. Menganggapmu tak bisa apa-apa dan tak bisa diandalkan. Dalam
    situasi seperti ini, jangan membalasnya dengan emosi dan menambahkan
    bara. Masalahnya nanti akan makin runyam dan makin nggak karuan. Cobalah
    bersikap cuek dan tak peduli. Jangan buang energimu dengan meladeni
    orang yang tak penting.
  • Cara Terbaik “Membunuhnya” adalah Menampakkan Wajah Bahagia

    Buat
    dia merasa tersiksa dengan dirimu yang menampakkan wajah bahagia.
    Tunjukkan kalau kamu masih bisa bahagia dan berhasil dengan caramu
    sendiri. Orang yang sukanya meremehkan orang lain biasanya justru orang
    yang merasa iri. Dia tak mau orang lain berhasil makanya dia mencoba
    menjatuhkannya dengan mengatakan hal buruk tentangnya.
  • Jadikan Pemicu Semangat untuk Melampaui Dirinya

    Tak
    usah buang energi dan waktumu meladeni orang-orang yang tak penting
    itu. Fokuslah pada apa yang bisa kamu lakukan dan tingkatkan dari
    kualitas dirimu. Tak ada yang bisa membantu dan menguatkan dirimu
    kecuali dirimu sendiri, Ladies. Tunjukkan kalau kamu kuat dan lebih baik
    dari apa yang dianggap mereka.
  • Hidupmu Terlalu Berharga untuk Dihabiskan Mengurusi yang Tak Penting

    Sungguh
    hidupmu terlalu berharga untuk dihabiskan atau disia-siakan mengurusi
    orang-orang yang tak penting. Saatnya untuk berusaha berpikir lebih
    jernih. Mana yang penting dan mana yang tidak. Mana yang memang butuh
    energimu dan mana yang sebaiknya ditinggalkan saja. Terasa tak mudah
    pada awalnya tapi selalu ada jalan terbaik yang terbuka saat kita bisa
    berpikir dengan akal sehat.
So,
tetap semangat dan berpikir positif, Ladies! Saat ada orang yang
memandangmu sebelah mata, tetaplah tersenyum dan fokuslah melakukan yang
terbaik pada hidupmu.[vem]

Comment

Rekomendasi Berita