by

Di Balik Sukses Shooting Film Hitam Putih Keadilan

Chandra Cornelius saat mengambil sebua adegan bersama Pradipta Dewabrata dan pemain di lokasi shooting.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, CIREBON – Dalam dunia akting, kerap kita lebih mengenal para pemain dengan karakter dan tokoh yang diperankan. Kita lebih mengenal aktor dan aktris bahkan figuran sekalipun dibanding dengan sutradara sebuah film.
Chandra Cornelius saat memonitor adegan.[Gofur/radarindonesianews.com]
Astrada dalam produksi sebuah karya film memiliki peran dan andil yang sangat penting dalam menentukan baik tidaknya sebuah adegan dengan scene yang diperankan para aktor dan aktris tersebut. Sebagai Astrada dalam film Hitam Putih Keadilan garapan Distira Production House, Chandra tentunya memiliki peran krusial.
Ditemui di lokasi pengambilan adegan para pemain dan pendukung film Hitam Putih Keadilan di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Kamis (15/5),  Chandra Cornelius berkisah seputar ide dan gagasan awal film Hitam Putih Keadilan hingga mempertemukan antara produser dengan Distira Production yang memproduksi film tersebut.
Ide cerita sebenarnya bergeser dari ide awal. Namun Chandra Cornelius menytujui karena tidak terlalu jauh menyimpang dari ide dan gagasan awal.
Sebagai Astrada, Chandra Cornelius yang masih berdarah campuran Maluku dan Makassar itu sudah malang melintang di dunia penyutradaraan. Meski demikian, Chandra mengaku bahwa pada awalnya, dia lebih aktif di dunia olah raga. Kegiatan seni kemudian menjadi aktivitasnya disebabkan seorang teman yang memang aktif di dunia theater.
“Saya dulu ga terpikir menjadi seperti ini. Saya pemain bola dan tidak tertarik dengan seni. Duni seni saya geluti karena teman dekat saat SMU dulu aktif di seni.” Ujar Chandra mengenang masa lalunya.
Hal penting terkait dengan hubungan kerja dan produksi film Hitam Putih Keadilan ini, hendaknya antara produser dan para pemain terjalin hubungan yang baik. Chandra mengingatkan, suksesnya sebuah produksi film ditentukan oleh hubungan ini.
“Paling penting itu perhatian kepada pemain seputar honor. Honor pemain hendaknya dibayar sebelum keringat mereka kering.” Ujar Chandra.

Comment